KOLEKSI Buktikan Mobil Listrik Siap Touring Jakarta-Lampung, Menyeberang Selat Sunda Tanpa Suara Mesin
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….. Merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia tidak selalu harus dengan panjat pinang atau lomba makan kerupuk. Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) memilih cara yang lebih kekinian: touring lintas provinsi dengan mobil listrik.
KOLEKSI menggelar Turing Kemerdekaan Jakarta-Lampung bertema “Silent Across The Strait” pada 15-17 Agustus 2026. Sebanyak 23 mobil listrik dari berbagai merek ambil bagian dalam perjalanan tersebut.
Kegiatan ini bukan sekadar konvoi atau jalan-jalan sambil menikmati pemandangan. KOLEKSI sekaligus ingin membuktikan bahwa mobil listrik semakin siap digunakan untuk perjalanan jarak jauh, termasuk melintasi Pulau Jawa dan Sumatera.
Sepanjang perjalanan, rombongan turut mengecek kesiapan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), mulai dari rest area Tol Jakarta-Merak hingga ruas Tol Trans Sumatera di wilayah Lampung.
Kalau dulu perjalanan jauh identik dengan pertanyaan, “Pom bensin berikutnya di mana?”, pengguna mobil listrik kini punya pertanyaan baru, “SPKLU berikutnya di mana?”
Menyeberangi Selat Sunda
Salah satu bagian menarik dalam perjalanan tersebut adalah saat 23 mobil listrik menyeberangi Selat Sunda menggunakan kapal feri dari Merak menuju Bakauheni.
Mobil-mobil listrik tersebut ikut naik kapal tanpa suara mesin yang meraung atau knalpot yang mengeluarkan asap. Suasananya pun relatif tenang, sesuai dengan tema “Silent Across The Strait”.
Perjalanan ini sekaligus menjadi pengalaman untuk melihat kesiapan kendaraan listrik dalam perjalanan antarpulau, termasuk aspek keamanan saat kendaraan listrik dibawa menggunakan kapal feri.
Setibanya di Lampung, rombongan melanjutkan perjalanan dengan sejumlah agenda, termasuk kegiatan wisata berbasis lingkungan di Pulau Pahawang dan pelepasan bibit ikan.
Jadi, yang diisi bukan cuma baterai mobil. Kepedulian terhadap lingkungan juga ikut di-charge.
Ingat, SPKLU Bukan Tempat Parkir
Dalam kegiatan tersebut, KOLEKSI juga mengingatkan pengguna kendaraan listrik agar menggunakan SPKLU secara bijak.
Pesannya sederhana. Setelah baterai penuh, kendaraan sebaiknya segera dipindahkan dari lokasi pengisian agar pengguna lain bisa mendapatkan giliran.
Sebab, SPKLU bukan tempat penitipan mobil.
Jangan sampai baterai sudah 100 persen, tetapi mobil masih betah nongkrong. Pengguna berikutnya akhirnya hanya bisa berdiri di depan SPKLU sambil bertanya dalam hati, “Ini mobil sedang ngecas atau sedang mudik?”
Sekaligus Rayakan HUT ke-5 KOLEKSI
Turing Jakarta-Lampung juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-5 KOLEKSI.
Setelah menyelesaikan perjalanan lintas Jawa-Sumatera dan menyeberangi Selat Sunda, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Gala Dinner serta upacara bendera memperingati HUT ke-81 RI di Bandar Lampung.
Ketua Umum KOLEKSI Arwani Hidayat mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar konvoi kendaraan listrik, tetapi menjadi sarana untuk memperkenalkan kemampuan mobil listrik dalam perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, Ketua Panitia Danny Siwu menyebut touring tersebut menjadi kesempatan untuk menguji langsung kesiapan ekosistem kendaraan listrik di sepanjang jalur Jakarta-Lampung.
Melalui kegiatan tersebut, KOLEKSI ingin menunjukkan bahwa mobil listrik tidak hanya cocok untuk perjalanan rumah-kantor dan kantor-rumah.
Mobil listrik juga semakin siap diajak bepergian jauh.
Jakarta-Lampung pun bisa.
Dan yang paling penting, perjalanannya tetap senyap, tetapi pesannya cukup keras: mobil listrik Indonesia semakin siap melaju lebih jauh.
Namun ada satu pesan penting: yang merdeka adalah Indonesia, bukan mobil yang bebas parkir di SPKLU setelah baterainya penuh.
(Ant) (Foto: dok. KOLEKSI)







