Punya Motor Bensin Lama? Bisa Tukar Tambah ke Motor Listrik Indomobil eMotor, Begini Caranya
MOTORLISTRIK.COM, JAKARTA — Sobat Molis…. Punya motor lama yang sudah waktunya pensiun, tapi masih bingung mau diapakan? Kini ada opsi tukar tambah untuk naik kelas ke motor listrik.
PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) menggandeng platform e-commerce Blibli menghadirkan program Trade In with Blibli. Lewat program bertajuk #molisIMpian, motor lama milik konsumen dapat dinilai dan hasil estimasinya dimanfaatkan untuk mengurangi biaya pembelian motor listrik Indomobil eMotor.
Program tersebut mencakup beberapa model Indomobil eMotor, yakni Adora, Tyranno, Sprinto, dan QT. Proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi Blibli maupun situs Blibli.com.
Jadi, konsumen tidak perlu ribet menjual motor lama terlebih dahulu. Cukup masukkan data kendaraan, cek estimasi nilainya, lalu lanjutkan proses pembelian motor listrik sesuai mekanisme program.
Cara tukar tambahnya, gampang
Buat yang penasaran bagaimana caranya, alurnya cukup simpel.
1. Pilih motor listrik
Buka aplikasi Blibli atau situs Blibli.com, kemudian pilih motor listrik Indomobil eMotor yang mengikuti program Trade In. Setelah menentukan unit, pilih opsi Trade-In pada halaman produk.
2. Masukkan data motor lama
Selanjutnya, konsumen diminta mengisi data kendaraan yang akan ditukar. Informasi yang dibutuhkan antara lain merek, model, tahun pembuatan, serta kondisi fisik dan operasional motor.
Data tersebut menjadi dasar untuk mendapatkan estimasi awal nilai tukar tambah.
3. Cek nilai trade-in
Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan estimasi nilai trade-in.
Namun, angka tersebut belum otomatis menjadi nilai final. Kendaraan dan dokumen tetap dapat melalui proses verifikasi sesuai ketentuan program. Karena itu, kondisi motor dan kelengkapan dokumen perlu sesuai dengan data yang dimasukkan konsumen.
4. Setuju? Tinggal lanjut transaksi
Jika konsumen menyetujui estimasi yang diberikan, proses dapat dilanjutkan melalui sistem untuk membeli motor listrik Indomobil eMotor yang dipilih.
Nilai trade-in kemudian digunakan sebagai pengurang biaya pembelian sesuai mekanisme program.
Ada Adora sampai QT
Program ini memberikan beberapa pilihan motor listrik. Indomobil eMotor memasarkan Adora, Tyranno, Sprinto, dan QT, dengan karakter serta spesifikasi yang berbeda untuk kebutuhan mobilitas harian.
Dalam publikasi Indomobil eMotor, Adora dibekali motor 3 kW dan baterai 2,45 kWh dengan jarak tempuh hingga 110 km. Tyranno juga menggunakan motor 3 kW dan baterai 2,45 kWh, dengan jarak tempuh hingga 110 km.
Sementara itu, Sprinto menggunakan motor 3,5 kW dan diklaim mampu melaju hingga 90 km/jam dengan jarak tempuh hingga 100 km.
Untuk pilihan yang lebih kompak, QT menggunakan motor 2 kW dengan baterai 60 V 24 Ah dan jarak tempuh hingga 70 km. Ada pula QT Pro dengan dua baterai yang diklaim mampu menempuh hingga 135 km.
Harga yang dipublikasikan Indomobil eMotor untuk sejumlah model tersebut berada mulai sekitar Rp15 juta, tergantung model dan wilayah. Harga maupun ketentuan program dapat mengikuti periode promo serta mekanisme transaksi yang berlaku.
Indomobil ingin bikin pindah ke motor listrik makin gampang
CEO PT Indomobil eMotor Internasional Pius Wirawan mengatakan kemudahan akses dan proses kepemilikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong adopsi kendaraan listrik.
“Aksesibilitas dan kemudahan proses kepemilikan menjadi faktor penting dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Melalui kerja sama strategis Trade In bersama Blibli serta opsi pembayaran terjangkau dari Kredivo, kami ingin memberikan solusi yang praktis dan efisien bagi masyarakat yang ingin beralih ke motor listrik Indomobil eMotor,” ujar Pius.
Menurut Pius, program tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat terbentuknya ekosistem mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Bagi pemilik motor lama yang ingin beralih ke kendaraan listrik, skema ini membuat prosesnya cukup dari platform digital: pilih motor listrik, masukkan data motor lama, lihat estimasi trade-in, lalu lanjut transaksi.
Tetap perlu diperhatikan, nilai estimasi bukan berarti harga final motor lama. Nilai akhir mengikuti proses verifikasi kondisi kendaraan dan dokumen sesuai ketentuan trade-in yang berlaku.
(ant) (foto indomobilemotor)








