• HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
  • HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
Home » NEWS Top News

Motor listrik Rp16 jutaan, tapi gayanya sok mahal dan bisa lari 70 km/jam.

Anton Posted On 02/10/2026
0
39 Views


Share into

MOTORLISTRIK.COM, JAKARTA – Sobat Molis….. Coba bayangkan ada motor listrik yang harganya cuma sekitar 16,5 juta VND, tetapi tampilannya justru berani menantang skutik yang harganya jauh lebih mahal.

Namanya NIU FS Fengchi 2026.

Motor listrik ini baru dipasarkan di China dengan harga promosi terbatas 4.499 yuan, atau sekitar 16,5 juta VND.

Kalau dikonversikan ke rupiah, nilainya berada di kisaran Rp10 jutaan, tergantung kurs.

Nah, yang bikin menarik bukan cuma harga.

Motor ini punya tenaga 2.000 watt, dengan daya input maksimum mencapai 3.960 watt.

Ketika mode Boost diaktifkan, kecepatannya bisa mencapai 70 kilometer per jam.

Jadi ini bukan motor listrik yang cuma cocok buat keliling kompleks sambil beli gorengan.

Buat dipakai wara-wiri di perkotaan, tenaganya sudah cukup menarik.

Soal baterai, NIU FS Fengchi menggunakan baterai 72V 35Ah.

Jarak tempuh yang diklaim sekitar 89 kilometer dalam kondisi operasi standar.

Tapi jangan langsung berpikir 89 kilometer itu angka sakral yang pasti didapat semua orang.

Jarak tempuh kendaraan listrik bisa berubah tergantung bobot pengendara, kondisi jalan, suhu udara, kecepatan, sampai seberapa berat tangan kanan memutar gas.

Bahkan ada informasi dari sejumlah saluran distribusi yang menyebut model ini menggunakan baterai timbal-asam.

Jadi memang ada kompromi tertentu di balik harga yang relatif murah tersebut.

Tapi tunggu dulu.

Yang membuat NIU FS Fengchi ini kelihatan seperti motor yang salah masuk kelas harga adalah fiturnya.

Di bagian dashboard terdapat layar TFT warna 4,3 inci.

Layar ini bukan sekadar pajangan supaya kelihatan canggih.

Ada sistem navigasi layar penuh dengan tampilan bergaya mobil.

Kemudian ada Magic Wheel, sebuah kenop putar yang memungkinkan pengguna mengatur tampilan antarmuka hingga efek suara.

Ada juga sistem OKGO yang memungkinkan kendaraan dibuka tanpa kontak melalui berbagai perangkat.

Jadi era mencari kunci motor sambil mengobrak-abrik isi tas sepertinya mulai mendapat saingan.

Untuk mode berkendara, NIU FS Fengchi menyediakan beberapa pilihan.

Ada Rain, Comfort, Eco, dan Sport.

Bahkan ada Master Mode yang memungkinkan pengguna menyesuaikan karakteristik sistem penggerak sesuai kebutuhan.

Mau berkendara santai, silakan.

Mau mengejar efisiensi, ada Eco.

Mau sedikit lebih responsif, tinggal pilih Sport.

Tapi sekali lagi, Sport itu nama mode berkendara, bukan izin untuk merasa pembalap MotoGP di jalan raya.

Masuk ke bagian keselamatan, motor ini sudah dibekali Traction Control System atau TCS.

Remnya menggunakan cakram berdiameter 220 mm di depan dan 180 mm di belakang.

Suspensi depan memakai peredam kejut hidrolik, sementara suspensi belakang menggunakan peredam pegas yang tidak bisa disetel.

Ban depannya berukuran 80/90-12, sedangkan ban belakang menggunakan ukuran 3.0-10.

Kemudian ada bagian yang biasanya dianggap sepele, tetapi sebenarnya penting.

Lampu.

NIU memasang lampu depan Tianmu Laser dengan intensitas sekitar 16.000 candela untuk lampu dekat dan mencapai 46.000 candela untuk lampu jauh.

Jadi kalau malam-malam lewat, jalannya diharapkan tetap kelihatan jelas.

Bukan berarti lampunya dipakai buat menyilaukan pengendara dari arah berlawanan.

Nah, sekarang masuk ke bagian yang biasanya paling disukai pengguna motor di Indonesia.

Bagasi.

NIU FS Fengchi punya ruang penyimpanan bawah jok sebesar 33 liter.

Kapasitas ini meningkat sekitar 22 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Lumayan buat membawa jas hujan, charger, sarung tangan, barang belanjaan, atau perlengkapan harian.

Tinggi joknya juga hanya 735 milimeter.

Artinya, posisi duduknya dirancang agar cukup bersahabat untuk penggunaan perkotaan.

Pijakan kaki dibuat dengan sudut sekitar 52 derajat untuk membantu mengurangi rasa lelah ketika berkendara lebih lama.

Dimensi keseluruhan motor ini mencapai 1.840 x 735 x 1.130 milimeter, dengan jarak terendah ke tanah sekitar 125 milimeter.

Pilihan warnanya juga bukan cuma hitam dan putih.

Ada Meteor White, Black, Galaxy Blue, Aurora Blue, Phantom Purple, dan Glacier White.

Jadi kalau mau tampil kalem ada.

Mau kelihatan futuristis juga ada.

Mau warna yang agak nyentrik juga tinggal pilih.

Sekarang kita balik lagi ke angka yang paling bikin penasaran.

Harganya 4.499 yuan.

Itu merupakan harga promosi terbatas untuk NIU FS Fengchi 2026 di pasar China.

Kalau dikonversikan ke mata uang Vietnam, sekitar 16,5 juta VND.

Di Vietnam sendiri, motor listrik dengan harga di bawah 20 juta VND mulai ramai.

Salah satunya Pega AuraS+ yang juga berada di kisaran 16,5 juta VND.

Artinya, perang motor listrik murah mulai berubah.

Bukan cuma soal siapa yang paling murah.

Produsen sekarang mulai berlomba menawarkan desain yang menarik, fitur pintar, performa yang cukup untuk perkotaan, sampai teknologi keselamatan.

NIU FS Fengchi juga kelihatan bermain di ceruk tersebut.

Motor ini memang bukan monster listrik dengan tenaga ratusan tenaga kuda.

Bukan juga motor yang dibuat untuk mengejar kecepatan ekstrem.

Tapi untuk penggunaan harian, kombinasi 70 km/jam, jarak tempuh sekitar 89 kilometer, fitur pintar, TCS, bagasi 33 liter, dan harga sekitar 16,5 juta VND jelas membuatnya menarik untuk diperhatikan.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi, motor listrik murah bisa dipakai buat apa.

Pertanyaannya justru:

Kalau motor listrik semurah ini sudah punya layar TFT, navigasi, mode Sport, TCS, lampu laser, dan bisa lari 70 km/jam, masih mau bilang motor listrik cuma kendaraan “yang penting bisa jalan”?

Kalau suatu hari NIU FS Fengchi masuk pasar Indonesia dengan harga yang benar-benar kompetitif, segmen motor listrik murah jelas bakal makin ramai.

Dan kalau perang harga sudah dimulai, yang pusing bukan cuma produsen.

Dompet konsumen malah bisa jadi ikut bingung mau pilih yang mana.

(ant) (foto NIU FS Fengchi)


Share into



You may also like
Punya Motor Bensin Lama? Bisa Tukar Tambah ke Motor Listrik Indomobil eMotor, Begini Caranya
01/10/2026
Skuter Listrik Bongsor dari India Ini Dijuluki “SUV of Scooters”, Bawa Barang Segambreng Santai
30/09/2026
Motor Listrik Bikin Pengunjung Zandvoort Salah Dugaan, Baru Dicoba Malah Bilang “Wow!”
27/09/2026
Leave A Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • uwinfly-m100
  • Categories

    Silahkan Pilih Artikel
    • INFO PRODUK
      8
    • MODIFIKASI
      1
    • NEWS
      719
    • REVIEW
      10
    • Top News
      703
    • Uncategorized
      19


Stay Updated

Please enter MailChip form ID in Theme Setting
  • INDONESIA ELECTRIC VEHICLE PLATFORM
    Graha Raya Regency Jl. Sulaeman No.117A Pinang. Tangerang
    email : admin@motorlistrik.com
    HP/WA : 0811 149 349

    • Recent Posts

      • Motor listrik Rp16 jutaan, tapi gayanya sok mahal dan bisa lari 70 km/jam.
      • Punya Motor Bensin Lama? Bisa Tukar Tambah ke Motor Listrik Indomobil eMotor, Begini Caranya
      • Skuter Listrik Bongsor dari India Ini Dijuluki “SUV of Scooters”, Bawa Barang Segambreng Santai
    • Popular Posts

      • 1
        Genesis GV90 Ubah Kabin Jadi Bioskop Pribadi, Layar OLED 24,6 Inci Pop-up Saat Parkir, 25 Speaker Bang & Olufsen, Gleo AI dan Baterai 123,5 kWh
      • 2
        Motor Listrik Bikin Pengunjung Zandvoort Salah Dugaan, Baru Dicoba Malah Bilang “Wow!”
      • 3
        Electric Motion Epure Factor-e 2027 Meluncur, Motor Trial Listrik 73 Kg Ini Bisa “Loncat-Loncat” Tanpa Bensin

    © 2026 motorlistrik.com | Privacy Policy | Term Of Service
    Press enter/return to begin your search