Mobil Listrik China Makin Gila! Ngecas 5 Menit, Bisa Jalan 500 Km. Kita Baru Kedip, Baterai Sudah Mau Penuh
MOTORLISTRIK.COM, JAKARTA – Sobat Molis….. Bro, sis, tahan dulu! Jangan-jangan sebentar lagi ngecas mobil listrik lebih cepat daripada kita pesan kopi di pinggir jalan!
China kembali bikin dunia otomotif melongo. Kali ini, giliran Chery yang memperkenalkan teknologi pengisian daya supercepat berkekuatan 1,44 megawatt!
Angkanya bukan kaleng-kaleng, bos! Dalam waktu cuma 5 menit, baterai diklaim bisa mendapatkan tambahan jarak tempuh hingga 500 kilometer!
Bayangkan, baru sempat buka TikTok, scroll tiga video, kasih komentar, eh… baterai mobil sudah siap diajak jalan ratusan kilometer. Yang lama malah kita sendiri karena keasyikan scroll!
Belum selesai sampai di situ. Chery mengklaim pengisian baterai dari 10 persen hingga 97 persen bisa diselesaikan dalam 6 menit 50 detik.
Tapi tunggu dulu! Chery bukan satu-satunya pemain yang bikin teknologi ngecas makin brutal.
BYD sudah punya sistem pengisian 1,5 megawatt. Geely bahkan mengumumkan teknologi 2,2 megawatt. Sementara CATL juga ikut bertarung dengan teknologi baterai supercepat.
Sekarang persaingannya bukan lagi soal siapa paling irit atau siapa paling jauh jarak tempuhnya. Hitungannya sudah bergeser: siapa paling cepat bikin baterai kembali penuh!
Chery juga membekali sistemnya dengan teknologi AI bernama CheryMind. Sistem ini diklaim mampu menyesuaikan daya pengisian berdasarkan perubahan suhu baterai agar proses pengisian tetap optimal sekaligus membantu menjaga kesehatan baterai.
Perusahaan tersebut berencana membuka 100 titik pengisian di 10 kota di China dalam waktu dekat, dengan target ekspansi hingga 20.000 stasiun pengisian di seluruh dunia pada 2029.
Nah, sekarang coba bayangkan kalau teknologi seperti ini hadir di Indonesia.
Lagi perjalanan jauh, mampir ngecas sebentar, lalu lanjut gas lagi. Tapi ingat, teknologi ini baru akan terasa manfaatnya kalau stasiun pengisiannya tersedia luas dan mobilnya memang mendukung daya pengisian setinggi itu.
Jadi, pertanyaannya sekarang bukan cuma mobil listrik bisa jalan berapa kilometer, tetapi juga berapa lama kita harus menunggu sampai baterainya siap jalan lagi?
Kalau teknologi China terus ngebut begini, jangan-jangan nanti yang bikin kita telat bukan lagi antre ngecas, melainkan antre beli kopi!
Menurut kalian, kalau ngecas mobil listrik cuma butuh 5 menit, apakah mobil listrik bakal makin menarik buat masyarakat Indonesia? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
(ant) (foto Chery)








