Bukan Motor Biasa! Niu Tanam Lidar di Kendaraan Listrik, Bisa Deteksi Bahaya Sebelum Kamu Sadar
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….. Kalau dulu motor listrik identik dengan kata “irit” dan “ramah lingkungan”, sekarang ada upgrade baru yang bikin geleng-geleng: motor bisa jadi lebih “waspada” dari pengendaranya sendiri.
Produsen lidar asal Tiongkok, Hesai Technology, resmi menggandeng Niu Technologies untuk membawa teknologi yang biasanya nongkrong di mobil mahal ke kendaraan roda dua.
Yup, lidar—teknologi sensor canggih yang biasa dipakai mobil otonom dan robotaxi—sebentar lagi bakal numpang hidup di motor listrik.
Dan bukan motor sembarangan.
Motor Bisa “Ngeliat” 360 Derajat, Pengendara Masih Lirik HP? 😅
Dalam kerja sama ini, Hesai akan menyuplai sensor lidar FTX berbasis solid-state yang bakal ditanam di motor terbaru Niu, termasuk model NXT2 dan varian performa tinggi NX2.
Sensor ini punya sudut pandang sampai 180° × 140°. Artinya?
Motor bisa:
- mendeteksi pejalan kaki
- membaca pergerakan kendaraan lain
- “ngeh” kondisi jalan, bahkan dalam cuaca buruk
Singkatnya: motor jadi punya “indra keenam”.
Bahkan blind spot—yang selama ini jadi momok pengendara—bisa diminimalkan. Termasuk objek kecil dan rendah yang sering luput dari perhatian.
Di tengah lalu lintas kota yang makin ruwet, ini bukan lagi fitur tambahan. Ini bisa jadi penyelamat.
Bukan Cuma Sensor, Otaknya Juga Pintar
Lidar FTX ini nggak kerja sendirian. Dia bakal dikombinasikan dengan chip komputasi pintar Sunrise series dari D-Robotics dalam sistem persepsi 360 derajat milik Niu.
Ditambah lagi, Niu sekalian ngebut dengan peluncuran sistem operasi baru berbasis AI: NIU AIOS.
Bahasanya simpel:
motor listrik sekarang bukan cuma kendaraan, tapi mulai berubah jadi “partner digital”.
CEO Niu, Li Yan, bahkan terang-terangan bilang kalau lalu lintas perkotaan makin chaos, jadi butuh teknologi yang lebih pintar.
Sementara CEO Hesai, Li Yifan, menyebut kolaborasi ini sebagai standar baru kendaraan roda dua.
Standar baru. Bukan sekadar fitur tambahan.
Dulu Mahal Banget, Sekarang “Cuma” Segini
Yang bikin semua ini jadi masuk akal adalah satu hal: harga lidar lagi anjlok.
Kalau dulu teknologi ini bisa tembus lebih dari 300.000 yuan (alias ratusan juta rupiah), sekarang?
Hesai bilang biayanya bisa ditekan sampai sekitar 200 dolar AS.
Murah? Relatif.
Tapi untuk teknologi sekelas ini—itu revolusi.
Penurunan harga ini terjadi karena:
- produksi massal
- integrasi chip
- desain solid-state yang lebih efisien
Efeknya jelas: lidar nggak lagi eksklusif buat mobil mahal.
Sekarang, motor listrik pun kebagian jatah.
Dari Mobil Otonom ke Motor Harian: Ini Bukan Main-Main
Sebelumnya, lidar sudah dipakai di:
- mobil otonom
- robotaxi
- robot industri
- bahkan drone pengiriman
Sekarang, teknologi itu “turun kasta”—atau justru naik level—ke motor listrik.
Dan ini bisa jadi awal perubahan besar.
Bayangin ke depan:
motor bukan cuma alat transportasi, tapi sistem pintar yang bisa bantu kita menghindari bahaya sebelum kita sadar ada bahaya.
Kesimpulan: Motor Makin Pintar, Pengendara Jangan Sampai Ketinggalan
Kolaborasi antara Hesai Technology dan Niu Technologies ini bukan sekadar kerja sama biasa.
Ini sinyal kuat bahwa:
- teknologi keselamatan makin jadi prioritas
- motor listrik naik kelas
- dan masa depan kendaraan bakal makin “cerdas”
Satu pertanyaan tersisa:
kalau motornya sudah pintar, pengendaranya ikut upgrade juga nggak?
(AnT)









