Motor Listrik Omoway Digeber Angin Kayak Mau Terbang ke Mars—Biayanya? Rp 2 Miliar Sekali Tes
MOTORLISTRIK.COM, Jakarat – Sobat Molis, Dunia motor listrik di Indonesia mendadak heboh. Omoway, merek yang baru masuk tapi kelakuannya sudah seperti ilmuwan eksentrik, resmi jadi produsen motor listrik pertama yang dengan bangga masukin motornya ke wind tunnel testing. Iya betul—itu ruang raksasa tempat angin kencang level badai dikirimkan ke kendaraan, biasanya buat mobil super mahal.
Tapi Omoway?
Motor listriknya digeber angin kayak mau diterbangkan ke Mars.
Dan biayanya?
Pegang kursi dulu.
Rp 2 miliar.
Untuk. Satu. Kali. Tes.
Kalau kita ketiban angin dari kipas angin kos-kosan aja sudah kesal, ini motor ditiup angin 2 miliar rupiah. Fantastis, spektakuler, tidak masuk akal—tapi sangat Omoway.
Efisiensi Naik, Tekanan Angin Turun, Motor Tetap Kece—Ini Motor atau Model Catwalk?
Setelah ditiup badai berbayar mahal itu, hasilnya bikin tepuk tangan:
- Efisiensi energi naik 12%
- Tekanan angin berkurang 23%
- Stabilitas makin nempel ke jalan
- Desain tetap futuristis manja, bahkan makin kinclong seperti baru keluar dari salon aerodinamika
Ini motor atau bintang runway Paris Fashion Week?
Hasilnya terlalu rapi untuk tidak dipamerkan.
Pengujian Hardcore: Motor Lain Tes Biasa, Omoway Tes Level “Barbar Premium”
Kata Omoway, standar industri?
Itu cuma starter pack.
Mereka naikkan 50% lebih jauh.
Suspensi depan?
Bukan hanya dites beberapa kali.
Tapi lebih dari 30 kali dites sampai ke batas kesabaran material.
Setiap hari, lebih dari 50 unit dipaksa melewati rute ekstrem:
Dari lereng gunung berapi (yang masih aktif!) sampai trek pegunungan Bali yang kalau pengendara biasa lewat bisa langsung mikir, “Kenapa hidup begini?”.
Motor-motor itu disiksa seperti ikut audisi Gladiator.
Yang bertahan—jadi Omoway.
Filosofi: Semua Soal Orang (Tapi Kelihatannya Soal Menang Kompetisi Juga)
General Manager Omoway Indonesia, Yulong, mengatakan:
“Filosofi kita simpel: semua soal orang.”
Simpel, elegan, mengharukan.
Tapi kalau lihat pengujian mereka, kayaknya ada tambahan filosofi terselubung:
“Kalau bisa dites ekstrim, kenapa dites biasa?”
Omoway bawa standar auto-grade ke motor listrik:
- Komponen kelas mobil
- Fitur keselamatan yang bikin motor lain merasa insecure
- Validasi yang rasanya seperti ujian nasional berkali-kali
Kenyamanan Maksimal: Rem Mendadak Tapi Tubuh Tetap di Tempatnya
Mereka pakai chassis depan double-wishbone dan belakang chassis linkage yang sudah dipatenkan.
Hasilnya?
- Motor stabil
- Suspensi responsif
- Dan yang terpenting: rem mendadak tidak bikin badan pengendara mental ke depan seperti dilempar masa lalu.
Motor juga tahan air, anti drama saat hujan, dan punya kemampuan nanjak yang kuat. Mau naik bukit? Gas. Mau naik ego juga bisa.
Fitur Pintar: Ini Motor, HP, atau Robot Super?
Omoway menolak disebut “motor listrik dengan baterai”.
Mereka bilang ini sistem perangkat pintar.
Fitur-fiturnya:
- OTA update (motor bisa upgrade skill sendiri)
- Kunci digital
- Sistem persepsi 360° (kayak punya mata ekstra)
- Anti-maling berbasis cloud
- Bantuan berkendara
- Self-balancing aktif di kecepatan rendah (motor ini bisa jaga keseimbangan macam yogi level 10)
Pada titik ini, motor Omoway mungkin lebih pinter dari sebagian sepupu jauh kita.
Jarak Tempuh: 150 km Santai, Mau Lebih Juga Bisa
Penggunaan harian?
150 km sekali cas.
Butuh lebih?
Ada stasiun pengisian di toko, bisa juga pakai charger pihak ketiga lewat aplikasi.
Fleksibel banget, seperti mantan yang katanya siap kapan saja (tapi ini beneran).
Visi 5 Tahun: AI, Konektivitas, dan Masa Depan yang Bikin Motor Seolah Punya Otak Sendiri
Yulong bilang masa depan mobilitas bakal penuh:
- AI
- Software adaptif
- Kendaraan yang nyambung sama pengendara dan lingkungannya
Bukan cuma pintar.
Super pintar.
Mungkin nanti motor ini bisa kasih saran hidup kalau kamu lagi galau di jalan.
Kesimpulan: Omoway Datang Bukan untuk Ikut-Ikut—Tapi untuk Mengalahkan Semua
Dengan investasi nekat, teknologi mahal, fitur absurd keren, dan pengujian yang kelewat spektakuler, Omoway datang dengan vibe:
“Kami pendatang baru, tapi jangan remehin.”
Kalau dunia motor listrik butuh standar baru,
Omoway berdiri di depan sambil bilang:
“Tenang gengs, biar kami yang mulai.”
(AnT) (gambar ilustrasi)









