Mobil Listrik Ini Malah Sepi Peminat, Padahal Canggih Banget
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – 2025 — Eh, serius nih? Mobil listrik yang katanya masa depan otomotif, kok malah banyak yang sepi peminatnya ya di Indonesia? Padahal, teknologi dan desainnya udah keren banget! Ini dia deretan mobil listrik kece yang sayangnya masih sepi di jalanan Indonesia:
1. Hyundai Ioniq 5
Si futuristik dengan teknologi canggih, tapi kenapa ya malah sepi?
- Penjualan 2024: 1.561 unit (turun drastis 80% dari tahun sebelumnya!)
- Harga: Mulai Rp 900 juta-an
- Mesin: Motor listrik bertenaga hingga 225 kW (305 hp)
- Baterai: 77,4 kWh, jarak tempuh hingga 480 km (WLTP)
- Isi ulang: Fast charging 18 menit untuk 80%
- Fitur: HUD, lane assist, smart cruise control, layar sentuh 12,3 inci
2. Hyundai Kona EV
SUV kecil yang stylish, tapi penjualannya ikut merosot!
- Penjualan 2024: 1.196 unit
- Harga: Mulai Rp 850 juta-an
- Mesin: 150 kW (204 hp) motor listrik
- Baterai: 64 kWh, jarak tempuh hingga 415 km (WLTP)
- Isi ulang: Fast charging 54 menit untuk 80%
- Fitur: Blind-spot collision warning, wireless charging, Apple CarPlay & Android Auto
3. MG 4 EV
Desain kece, performa oke, tapi tetap saja kurang diminati!
- Penjualan 2024: 2.340 unit
- Harga: Mulai Rp 450 juta-an
- Mesin: 150 kW (204 hp)
- Baterai: 51 kWh, jarak tempuh hingga 350 km
- Isi ulang: Fast charging 35 menit untuk 80%
- Fitur: Kamera 360°, layar sentuh 10,1 inci, sistem suara premium
4. Wuling Air EV
Mobil listrik imut nan murah, tapi kok sepi ya?
- Penjualan 2024: 4.440 unit
- Harga: Mulai Rp 300 juta-an
- Mesin: 20 kW (27 hp) motor listrik
- Baterai: 17,3 kWh, jarak tempuh 200 km
- Isi ulang: 6-8 jam dengan charger standar
- Fitur: Head unit layar sentuh, konektivitas Bluetooth, AC
5. Wuling Cloud EV
Adik dari Air EV, mungil dan ramah lingkungan, tapi tetap kurang laku!
- Penjualan 2024: 3.521 unit
- Harga: Mulai Rp 250 juta-an
- Mesin: 15 kW (20 hp)
- Baterai: 13 kWh, jarak tempuh sekitar 150 km
- Isi ulang: 6-8 jam dengan charger standar
- Fitur: Layar sentuh, kamera belakang, sistem keamanan dasar
Kenapa Ya Mobil-mobil Ini Seperti Terbuang?
- Harga masih mahal untuk kebanyakan orang.
- Infrastruktur pengisian daya masih jauh dari kata memadai.
- Masih banyak yang belum paham manfaat dan cara pakai mobil listrik.
- Takut nilai jual kembali anjlok dan biaya perawatan baterai yang bikin mikir dua kali.
Jadi, Apakah Mobil Listrik Indonesia Bisa Bangkit?
Kunci utama sih dari pemerintah dan produsen untuk terus gencar bikin charging station, kasih insentif yang bener-bener kerasa, dan sosialisasi yang masif banget. Kalau gak gitu, mobil listrik keren ini bakal tetap jadi “mobil langka” di jalanan Indonesia!
(AnT) (foto istimewa)









