Tiga Mobil Listrik Serba Bisa, dari Ngantar Pasien, Jualan Kopi, sampai Jadi Angkot Gaul
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta — Wuling Motors kembali unjuk gigi di segmen kendaraan listrik, kali ini lewat lini komersialnya yang diberi nama Mitra EV. Tak tanggung-tanggung, Wuling langsung menampilkan tiga varian hasil karoseri yang siap menjawab berbagai kebutuhan usaha: dari ambulans, food truck, hingga mikrobus. Ketiganya dipamerkan sebagai bentuk keseriusan Wuling masuk ke pasar niaga listrik yang kian panas — dan pastinya makin senyap karena tanpa suara knalpot.
Wuling Mitra EV merupakan versi lokal dari EV Van Wuling, yang kini diproduksi langsung di pabrik Cikarang. Mobil listrik komersial ini membawa motor Permanent Magnet Synchronous 75 kW (setara 101 hp) dengan torsi puncak 180 Nm. Tersedia dua pilihan baterai lithium LFP: 42 kWh (Long Range) yang sanggup menjangkau hingga ±300 km, dan 56 kWh (Premium Range) untuk jarak tempuh hingga ±400 km berdasarkan standar CLTC. Soal pengisian, mobil ini bisa dicas cepat dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 30 menit dengan fast charging DC, atau sekitar 8 jam via AC charging.
Secara dimensi, Mitra EV tergolong lapang. Panjangnya 5.010 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.960 mm, dengan wheelbase mencapai 3.050 mm. Ruang kargonya mampu menampung volume hingga 6,5 m³, cocok untuk berbagai kebutuhan logistik maupun penumpang. Mobil ini menggunakan penggerak roda belakang (RWD), suspensi depan MacPherson, dan belakang per daun (leaf spring) untuk ketahanan beban, serta sistem rem kombinasi cakram-tromol lengkap dengan fitur ABS dan EBD. Untuk kenyamanan berkendara, tersedia tiga mode mengemudi: Eco, Normal, dan Sport.
Fitur lain yang tersemat antara lain airbag ganda, sensor parkir belakang, AC kabin depan, power window, audio system, keyless entry, serta tilt steering. Transmisi hanya satu percepatan — cukup tekan pedal, melaju, dan diam-diam sampai tujuan.
Yang paling menarik tentu tiga model hasil karoseri yang ditampilkan. Ketiganya dikembangkan oleh mitra lokal dan disesuaikan untuk berbagai keperluan:
1. Mitra Pelayanan
Varian ambulans listrik ini dikembangkan bersama Ambulance Pintar Indonesia (API). Mengusung konsep ambulans tipe B, mobil ini dilengkapi:
- Brankar lipat aluminium
- Lemari medis dan tempat tabung oksigen
- Sistem kelistrikan tambahan untuk peralatan darurat
- Lampu LED interior khusus medis
- Lantai vinyl antibakteri
- Lampu strobo dan sirene standar ambulans
- Kapasitas 3–5 orang (termasuk tenaga medis)
- Akses melalui pintu geser samping dan pintu belakang ganda
- AC tambahan untuk kabin belakang
Ambulans ini tidak hanya tenang dan bebas polusi, tapi juga tampak lebih modern dari kendaraan medis konvensional. Pasien bisa tenang, pengemudi juga tak perlu menahan bising mesin.
2. Mitra Usaha
Model ini adalah food truck listrik kolaborasi dengan Delima Mandiri. Cocok untuk UMKM yang ingin berjualan dengan gaya masa kini dan operasional minim biaya. Fasilitasnya mencakup:
- Dapur mini dengan meja stainless
- Kompor listrik induksi
- Power inverter atau baterai tambahan untuk perangkat masak
- Awning atau tenda lipat samping
- Meja layanan digital touchscreen untuk menu dan transaksi
- Kursi lipat untuk kru
- Lantai anti-slip
- Roof rack promosi, opsional dengan LED signage
- Kapasitas kru: 2–3 orang
Buat para pebisnis kopi atau makanan ringan, ini bukan sekadar food truck, tapi panggung berjalan. Tinggal parkir, buka tenda, jualan pun bisa langsung tayang di Instagram.
3. Mitra Transportasi
Dikembangkan bersama PT Asian Auto International (AAI), versi ini dirancang sebagai mikrobus listrik untuk kebutuhan angkutan umum atau shuttle. Spesifikasinya meliputi:
- Kapasitas 11 penumpang + 1 sopir
- Konfigurasi kursi: 3 baris menyamping dan satu baris belakang
- Kursi darurat untuk fleksibilitas kapasitas
- CCTV kabin dan pegangan tangan
- Lantai vinyl tahan api dan anti-slip
- AC kabin belakang dengan blower terpisah
- Pintu geser sisi kiri untuk akses penumpang
- Display rute/tujuan LED (opsional)
Mobil ini menjanjikan revolusi angkot. Tak lagi bau knalpot dan panas, tapi adem, senyap, dan futuristik. Mungkin bisa bikin penumpang tertidur nyaman, jadi tantangan baru buat sopir.
Untuk harga, Wuling mematok banderol yang terbilang bersahabat. Varian Blind Van Long Range dijual Rp 299 juta, Premium Range Rp 326 juta, Minibus Long Range Rp 317 juta, dan Minibus Premium Range Rp 344 juta. Tersedia juga skema cicilan ringan mulai dari Rp 7 jutaan per bulan, dengan uang muka hanya 10 persen.
Dengan nama “Mitra”, Wuling ingin menyampaikan bahwa mereka bukan cuma sekadar pabrikan, tapi partner usaha jangka panjang. Entah Anda pemain logistik, UMKM kuliner, layanan medis, atau operator transportasi — Mitra EV bisa jadi kendaraan listrik pertama yang langsung “klik” dengan kebutuhan Anda.
Soal nyetrum? Tentu tidak. Kecuali maksud Anda nyetrum pelanggan karena desain dan teknologinya yang mencuri perhatian.
(AnT) (foto autojago)









