• HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
  • HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
Home » NEWS Top News

Bukan Kerupuk, Mobil Ini Malah Ngecas Sambil Dijemur

Anton Posted On 10/09/2026
0
21 Views


Share into

MOTORLISTRIK.COM, JAKARTA — Sobat Molis….. Biasanya kalau mobil listrik kehabisan baterai, solusinya simpel: cari colokan.

Tapi Aptera punya cara yang agak beda. Mobil listrik tiga roda ini justru mengandalkan sinar matahari untuk ikut mengisi baterainya. Jadi kalau biasanya orang menjemur kerupuk, sekarang bayangannya mobil yang dijemur.

Aptera Motors kembali mencuri perhatian lewat mobil listrik berbodi super-aerodinamis yang dipenuhi panel surya. Perusahaan asal California, Amerika Serikat, itu mengembangkan kendaraan yang dirancang sangat irit energi agar tenaga matahari yang masuk ke panel bisa langsung membantu menambah jarak tempuh.

Bukan cuma gimmick.

Dalam pengujian independen TÜV Rheinland pada 2026, Aptera disebut mampu menghasilkan lebih dari 4 kWh energi surya per hari. Hasil pengujian berada di kisaran 4,23-4,75 kWh per hari.

Kalau konsumsi energinya sekitar 100 Wh per mil, energi matahari tersebut secara teori bisa menambah jarak sekitar 42-47 mil atau sekitar 68-76 kilometer.

Artinya, mobil ini memang tidak sepenuhnya hidup dari matahari, tetapi panel suryanya bisa mengurangi frekuensi pengisian daya dari sumber listrik.

Klaim 1.600 km bikin netizen melirik

Aptera sebelumnya terkenal karena klaim jarak tempuh hingga 1.000 mil atau sekitar 1.600 kilometer.

Angka tersebut terdengar seperti cheat code dalam game.

Namun, jarak 1.000 mil bukan berarti mobil bisa terus melaju sejauh itu hanya bermodal matahari. Angka tersebut berkaitan dengan konfigurasi baterai tertentu.

Untuk Launch Edition, Aptera lebih banyak menonjolkan kombinasi jarak tempuh baterai sekitar 400 mil dengan tambahan energi dari panel surya.

Jadi logikanya bukan “isi baterai pakai matahari sampai full”, melainkan “selama parkir dan berkendara, matahari ikut nyumbang listrik.”

Lumayan. Daripada mobil cuma kepanasan di parkiran, sekalian disuruh kerja.

Bentuknya bikin salah fokus

Kalau mobil biasa punya empat roda, Aptera cuma punya tiga.

Bentuk bodinya juga jauh dari kata mobil konvensional. Siluetnya menyerupai kapsul futuristik dengan dua roda di depan dan satu roda di belakang.

Desain tersebut bukan sekadar ingin terlihat aneh.

Aptera memang mengejar efisiensi aerodinamika. Semakin kecil hambatan udara dan semakin ringan kendaraan, semakin sedikit energi yang diperlukan untuk bergerak.

Inilah alasan Aptera tidak memilih pendekatan seperti banyak mobil listrik lain yang berlomba memasang baterai berukuran jumbo.

Mereka justru mencoba membuat mobil yang sejak awal tidak rakus listrik.

Tesla saja dibuat jadi pembanding

Aptera mengklaim efisiensi kendaraannya bisa mencapai sekitar 2,5 kali lebih baik dibanding Tesla Model 3.

Klaim seperti ini tentu menjadi bagian paling menarik dari strategi pemasaran Aptera.

Sebab dalam dunia mobil listrik, semakin efisien kendaraan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh dengan baterai yang sama.

Dan di sinilah panel surya Aptera menjadi masuk akal.

Panel surya tidak harus menghasilkan listrik dalam jumlah raksasa.

Cukup menghasilkan beberapa puluh kilometer tambahan setiap hari, pengemudi bisa lebih jarang mencari charger.

Reservasi tembus puluhan ribu

Aptera juga bukan perusahaan yang baru kemarin sore muncul.

Perusahaan mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 30.000 reservasi kendaraan.

Jika seluruh reservasi tersebut dikonversi menjadi pembelian dengan nilai rata-rata puluhan ribu dolar, potensi nilai pesanannya bisa mendekati US$1 miliar.

Tapi jangan buru-buru bilang Aptera sudah mengantongi US$1 miliar.

Reservasi bukan berarti uang penjualan sudah masuk rekening.

Mobilnya tetap harus dibuat, pelanggan harus membayar, dan perusahaan harus mampu mengirim kendaraan dalam jumlah besar.

Nah, bagian terakhir inilah yang menjadi pekerjaan rumah paling berat.

Lightyear dan Sono sudah tumbang

Cerita Aptera semakin menarik karena perusahaan ini bukan satu-satunya yang pernah bermimpi menjadikan matahari sebagai “charger tambahan” mobil.

Lightyear dari Belanda pernah membawa mobil surya Lightyear 0 sampai ke tahap produksi. Namun bisnis manufakturnya kemudian kolaps.

Sono Motors dari Jerman juga pernah mengembangkan Sion dan mengumpulkan lebih dari 19.000 reservasi.

Namun proyek mobil surya tersebut akhirnya dihentikan setelah perusahaan kesulitan mendapatkan pendanaan.

Jadi problemnya ternyata bukan cuma teknologi.

Bikin mobil yang bisa mendapatkan listrik dari matahari memang memungkinkan.

Yang bikin pusing adalah pertanyaan berikutnya:

“Terus bisa bikin berapa unit?”

Aptera sekarang masuk fase paling menentukan

Pada 2026, Aptera mulai menunjukkan bahwa proyeknya bukan sekadar mobil konsep.

Lima kendaraan validasi pertama telah keluar dari fasilitas perakitan perusahaan di Carlsbad, California.

Aptera juga telah memperoleh EPA Certificate of Conformity untuk Launch Edition.

Perusahaan kemudian memesan bodi dan sasis untuk 40 kendaraan produksi pertama. Komponen tersebut dijadwalkan mulai tiba pada Oktober 2026.

Artinya, Aptera sekarang sudah memasuki babak yang jauh lebih serius.

Bukan lagi sekadar presentasi, render komputer, atau video mobil futuristik.

Sekarang pertanyaannya adalah: berapa banyak yang bisa mereka produksi?

Duit tetap jadi bos terakhir

Masalahnya, membuat mobil ternyata tetap membutuhkan uang. Banyak uang.

Pada kuartal kedua 2026, Aptera mencatat rugi bersih sekitar US$10,9 juta. Untuk semester pertama 2026, kerugiannya sekitar US$21,1 juta.

Kas dan setara kas perusahaan pada akhir kuartal tersebut sekitar US$10,1 juta.

Sementara itu, perusahaan memperkirakan kebutuhan sekitar US$40-45 juta untuk menyelesaikan kebutuhan tooling dan validasi produksi volume rendah.

Untuk meningkatkan kapasitas hingga sekitar 20.000 kendaraan per tahun, kebutuhan modal tambahannya diperkirakan mencapai US$140-160 juta.

Jadi walaupun di atas kertas ada puluhan ribu orang yang antre, tantangan Aptera tetap klasik:

pesanan ada, tetapi pabrik dan duit harus siap.

Mobil dijemur, tapi masa depannya jangan ikut mengering

Aptera memang punya konsep yang unik.

Mobil tiga roda, bodi super-aerodinamis, panel surya di sekujur kendaraan, konsumsi energi sangat rendah, dan klaim jarak tempuh yang bikin mobil listrik lain terlihat boros.

Tetapi industri otomotif punya satu aturan tidak tertulis:

mobil yang keren di atas kertas belum tentu keren kalau tidak bisa diproduksi massal.

Aptera kini sedang mencoba membuktikan sebaliknya.

Kalau berhasil, perusahaan ini bisa menunjukkan bahwa masa depan mobil listrik tidak selalu harus berarti baterai makin besar.

Bisa saja solusinya justru mobil yang lebih ringan, lebih aerodinamis, lebih irit, lalu…

parkir di bawah matahari sambil ngecas sendiri.

Jadi, kalau suatu hari melihat mobil aneh tiga roda sedang nongkrong di parkiran sambil kepanasan, jangan buru-buru kasihan.

Bisa jadi dia bukan kepanasan.

Dia sedang ngecas.

(ant)


Share into



Leave A Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • uwinfly-m100
  • Categories

    Silahkan Pilih Artikel
    • INFO PRODUK
      8
    • MODIFIKASI
      1
    • NEWS
      700
    • REVIEW
      10
    • Top News
      684
    • Uncategorized
      19


Stay Updated

Please enter MailChip form ID in Theme Setting
  • INDONESIA ELECTRIC VEHICLE PLATFORM
    Graha Raya Regency Jl. Sulaeman No.117A Pinang. Tangerang
    email : admin@motorlistrik.com
    HP/WA : 0811 149 349

    • Recent Posts

      • Bukan Kerupuk, Mobil Ini Malah Ngecas Sambil Dijemur
      • Baterai 0% Masih Bisa Jalan 13 Km? Ini Fitur Gokilnya
      • Volty U1, Motor Listrik Vietnam yang Desainnya Nyeleneh tapi Bisa Jadi Idola Anak Muda
    • Popular Posts

      • 1
        Sekali Puntir, Langsung Ngacir! Motor Listrik 113 HP Ini Melaju Nyaris Tanpa Suara
      • 2
        Yang Biasanya Minum Solar Kini Minta Colokan! SANY China Kirim 603 Alat Berat Listrik ke Dunia
      • 3
        SONDORS Muncul Lagi Bawa Motor Listrik “001”, Tapi Malah Bikin Bingung: 3 September Lewat, Produk Tak Kunjung Muncul

    © 2026 motorlistrik.com | Privacy Policy | Term Of Service
    Press enter/return to begin your search