China Bikin Tambang Makin Futuristik! Siap Turunkan 800 Truk Tambang Listrik Tanpa Sopir, Ganti Baterai Cuma 7 Menit
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis…. Kalau robotaxi Tesla masih jadi bahan perbincangan dengan armada yang jumlahnya bisa dihitung pakai jari, China justru bikin gebrakan yang bikin banyak orang melongo. Bukan mobil penumpang, melainkan 800 truk tambang listrik tanpa sopir yang siap diterjunkan sekaligus.
Ya, produsen alat berat asal China, Tonly Heavy Industries, resmi menandatangani kerja sama untuk memasok 800 truk tambang otonom berbasis energi baru kepada perusahaan tambang Xinjiang Hanxiang. Pengumuman tersebut disampaikan dalam Seminar Inovasi dan Pengembangan Tambang Intelijen Hijau Regional Tonly Heavy Industries Xinjiang di Ürümqi, China.
Kalau biasanya truk tambang identik dengan suara mesin diesel yang menggelegar dan sopir yang bergantian shift, kini ceritanya mulai berubah. Truk-truk ini bisa bekerja tanpa pengemudi, menggunakan sistem otonom yang dirancang khusus untuk operasional pertambangan.
Bahkan, Tonly bukan pemain baru. Perusahaan tersebut sebelumnya telah mengoperasikan armada truk listrik dan otonom di sejumlah tambang batu bara besar di Xinjiang, termasuk milik TBEA, Guanghui Energy, dan Xinjiang Yihua.
Salah satu andalannya adalah TLE135, truk listrik berkapasitas angkut 90 ton yang mendukung pengisian cepat maupun sistem battery swap atau tukar baterai.
Namun yang paling menarik perhatian adalah model DTE145, truk tambang listrik kelas 90 ton yang dibekali baterai raksasa 770 kWh buatan CATL. Bila diperlukan, kapasitas baterainya bahkan bisa ditingkatkan hingga 1.200 kWh.
Tenaga yang dihasilkan pun tidak main-main. Motor listriknya mampu mengeluarkan daya hingga 620 kW atau setara sekitar 830 tenaga kuda (hp).
Yang bikin banyak pelaku industri geleng kepala adalah proses pengisian energinya. Kalau kendaraan listrik biasa harus menunggu cukup lama saat dicas, DTE145 cukup masuk ke stasiun penukaran baterai dan… sekitar tujuh menit kemudian baterai baru sudah terpasang.
Artinya, waktu istirahat truk ini bahkan bisa lebih singkat dibanding truk diesel yang masih harus mengisi bahan bakar sebelum kembali bekerja.
Selain memangkas waktu henti, sistem tersebut juga diklaim mampu menekan biaya operasional. Perawatan kendaraan listrik lebih sederhana, biaya energi lebih rendah, dan teknologi otonom membantu meningkatkan keselamatan kerja di area tambang.
Tak heran jika perusahaan-perusahaan tambang besar mulai berbondong-bondong beralih ke kendaraan listrik tanpa sopir.
Menariknya lagi, Tonly juga telah membawa teknologi ini ke luar China. Sebanyak 50 unit truk listrik DTE145 telah dioperasikan oleh Grupo Minero Zijin di Peru sebagai bagian dari transformasi menuju pertambangan yang lebih efisien dan rendah emisi.
Di saat banyak produsen otomotif masih sibuk menguji mobil otonom di jalan raya, industri tambang justru diam-diam menjadi “arena balap” sesungguhnya bagi kendaraan tanpa sopir.
Kalau tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan yang sibuk mengangkat hasil tambang bukan lagi sopir, melainkan armada truk listrik pintar yang bekerja hampir tanpa henti.
(AnT) (photo Tonly Heavy Industries)








