Minivan Jadul Bangkit Lagi! Renault E-Space Era 1980-an Kini Jadi Mobil Listrik Futuristik
MOTORLISTRIK.COM — Sobat Molis….. Ingat Renault Espace yang dulu terkenal sebagai minivan keluarga pada era 1980-an? Mobil yang vibes-nya begitu kental dengan zaman kaset pita dan telepon rumah itu kini siap comeback.
Bedanya, Espace versi baru tidak datang dengan aroma nostalgia doang. Renault justru menyulapnya menjadi mobil listrik futuristik lewat E-Space Concept.
Renault menyebut konsep ini sebagai upaya menghidupkan kembali semangat Espace generasi pertama yang meluncur pada 1984. Jadi, ini bukan sekadar mobil lama yang dipoles lalu dikasih baterai. Renault benar-benar membawa resep minivan jadul ke zaman kendaraan listrik.
Menariknya, Renault sebenarnya masih menggunakan nama Espace pada model SUV mereka saat ini. Namun E-Space Concept dibuat jauh lebih dekat dengan karakter MPV ikonik Espace era 1980-an.
Nama “E-Space” sendiri punya permainan makna. Huruf “E” merujuk pada teknologi E-Tech Renault, sementara “Space” menggambarkan kabinnya yang dibuat lega dan sarat teknologi.
Ukurannya segede minivan, gayanya sudah zaman next level
Dengan panjang sekitar 4.700 mm, E-Space Concept punya ukuran yang kurang lebih sekelas Kia PV5 dan Volkswagen ID. Buzz versi short wheelbase.
Artinya, kalau benar masuk produksi, Renault bakal ikut masuk ke arena perang minivan listrik yang mulai ramai.
Desainnya juga cukup nyentrik.
Renault mempertahankan DNA Espace generasi pertama, tetapi wajahnya sudah seperti keluar dari film fiksi ilmiah. Bagian depan dan belakang dihiasi strip lampu berbentuk huruf “U”, sementara bagian tengah depan memiliki pola berlian yang dibuat seolah melayang dan bisa menyala.
Lampu roda berbentuk kotak juga mengingatkan pada desain Renault 5.
Jadi kalau Espace zaman dulu cocok buat membawa keluarga piknik, E-Space Concept sepertinya lebih cocok buat membawa keluarga piknik sambil bikin tetangga bertanya, “Itu mobil apa, Bang?”
Baterai LFP dan jarak tempuh bikin penasaran
Renault memang belum membuka seluruh kartu soal spesifikasi teknis E-Space Concept.
Namun Renault diketahui sedang memperluas penggunaan baterai lithium iron phosphate (LFP) pada jajaran kendaraan listriknya sebagai salah satu strategi menekan biaya produksi.
Bukan tidak mungkin teknologi tersebut nantinya ikut digunakan pada minivan listrik ini.
Laporan Auto Express juga menyebut E-Space bakal menggunakan platform baru Renault, yakni RGEV Medium 2.0.
Platform tersebut dikabarkan berpotensi menawarkan jarak tempuh hingga sekitar 500 mil atau sekitar 805 kilometer. Platform yang sama juga disebut mendukung konfigurasi extended-range electric vehicle (EREV).
Kalau angka jarak tempuh itu benar-benar terealisasi pada model produksi, minivan ini bukan cuma bisa dipakai antar-jemput anak sekolah. Jalan jauh juga bukan lagi drama cari charger tiap beberapa jam.
Debut di Paris, tiga konsep siap bikin heboh
Jawaban lebih lengkap soal E-Space Concept bakal terungkap ketika Renault memperkenalkannya pada 12 Oktober di Paris Motor Show.
Bukan cuma E-Space yang bakal menjadi bintang. Renault juga menyiapkan dua mobil konsep lainnya, yakni Renault 8 Gordini Concept dan Renault 4 JP4x4 Concept.
Deretan model produksi juga ikut mejeng, termasuk Megane E-Tech Electric, Trafic E-Tech Electric, versi hiper-kustomisasi Renault 5 Turbo 3E, serta Rafale Hypnotic edisi khusus.
Kalau dulu Espace terkenal sebagai minivan keluarga, Renault kini tampaknya ingin membuktikan bahwa genre tersebut belum tamat.
Bedanya, kali ini minivan tersebut tidak lagi sekadar membawa keluarga, koper, dan bekal nasi.
Dia datang membawa baterai besar, desain futuristik, dan misi bikin minivan kembali jadi pusat perhatian.
(ant) (foto Renault)







