Motor Listrik Vietnam Ikut Coba Peruntungan di RI, VinFast Bawa 4 Model Sekaligus—Siap Uji Nyali di Pasar Motor Paling Ramai
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta — Sobat Molis….. Pasar motor Indonesia yang sudah padat seperti parkiran minimarket menjelang Lebaran bakal kedatangan pemain baru. Pabrikan kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, bersiap meramaikan jalanan Tanah Air dengan deretan motor listriknya mulai kuartal II 2026.
Bukan satu atau dua, VinFast langsung berencana membawa empat model motor listrik sekaligus, seolah ingin bilang: “Sekalian aja kita kirim rombongan.”
Director e-Scooter Sales & Distribution Network Expansion PT VinFast Trading Indonesia, Yordan Satriadi, mengungkapkan bahwa peluncuran awal akan menghadirkan empat model yang siap bersaing di jalanan Indonesia yang terkenal penuh tantangan—dari macet epik sampai lubang yang kadang lebih misterius dari plot film thriller.
“Model yang kita sudah punya ada empat model yang akan kita launching pertama. Tapi nantinya juga akan ada beberapa model lain yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia,” ujar Yordan saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/3).
Empat jagoan yang bakal diperkenalkan adalah VinFast Evo, VinFast Feliz II, VinFast Flazz, dan VinFast Viper.
Kalau dilihat dari namanya saja sudah terasa seperti karakter game balap: ada Evo yang simpel, Feliz yang terdengar ceria, Flazz yang modern, sampai Viper yang kedengarannya siap melesat seperti ular kobra habis minum kopi.
Untuk tahap awal, motor listrik ini akan didatangkan secara completely built up (CBU) alias masih impor utuh dari luar negeri. Hal ini karena pabrik VinFast di Indonesia masih dalam proses pembangunan.
Pabrik tersebut berada di Subang dan nantinya akan menjadi basis produksi kendaraan listrik VinFast di Indonesia. Jadi suatu hari nanti, motor listrik Vietnam ini bisa lahir langsung dari tanah Sunda.
Tak hanya motor, VinFast juga menyiapkan jaringan penjualan yang cukup agresif. Tahun ini perusahaan menargetkan membuka sekitar 30 toko atau outlet lewat enam grup dealer.
“Kalau dari enam grup dealer, totalnya akan ada sekitar 30 store tahun ini. Untuk waktunya akan kita update lagi,” kata Yordan.
Beberapa mitra dealer yang sudah menandatangani kerja sama antara lain K3, Citra Abadi Sedaya, PT Bevos Auto Mandiri, PT Sapta Jaya, MotorArt, PT Sinergies Dua Kawan, serta PT HINU.
VinFast akan memulai ekspansi jaringan dari wilayah Jabodetabek, kawasan yang terkenal dengan dua hal: pusat ekonomi terbesar dan tingkat kemacetan yang kadang bikin orang berpikir naik sepeda listrik mungkin ide bagus.
Menariknya, VinFast belum mau bicara soal harga motor listriknya. Alih-alih mengejar angka penjualan, perusahaan memilih membangun ekosistem terlebih dahulu.
“Target kita tidak bicara soal angka dulu, tapi kita bangun infrastrukturnya dulu. Kan sudah ramai di sosial media. Jadi dibangun dulu ekosistemnya agar konsumen yakin. Jika konsumen yakin, pasti akan memilih motor tersebut,” jelas Yordan.
Salah satu senjata utama VinFast adalah teknologi serta sistem tukar baterai (battery swapping) yang membuat pengguna tidak perlu menunggu lama saat baterai habis. Tinggal tukar, lanjut jalan, tidak perlu drama menunggu charger seperti menunggu chat dibalas.
Dalam pengembangan ekosistem tersebut, VinFast bekerja sama dengan V-Green untuk membangun jaringan pengisian daya dan fasilitas penukaran baterai. Perusahaan juga menggandeng sejumlah lembaga pembiayaan dan perbankan agar pembelian kendaraan listrik semakin mudah.
Indonesia sendiri menjadi target penting dalam ekspansi global VinFast. Managing Director VinFast E-Scooters Overseas Market, Vo Thi Cam Tu, menyebut pasar Indonesia sangat strategis.
“Indonesia adalah pasar strategis dalam perjalanan ekspansi global e-scooter VinFast. Kemitraan dengan dealer lokal menunjukkan kepercayaan terhadap kualitas produk serta model battery-swapping VinFast,” ujarnya.
VinFast bahkan menargetkan ekspansi agresif ke lima negara utama pada 2026, yaitu Indonesia, Philippines, India, Thailand, dan Malaysia.
Dengan strategi ekosistem kendaraan listrik yang lengkap—dari dealer, layanan purna jual, pembiayaan, hingga jaringan charging—VinFast berharap motor listriknya bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat Indonesia.
Singkatnya, mulai 2026 nanti, jalanan Indonesia kemungkinan akan semakin ramai. Bukan hanya oleh motor konvensional, tetapi juga oleh deretan skuter listrik Vietnam yang datang membawa misi: mengurangi emisi, menambah pilihan, dan mungkin juga bikin tetangga penasaran.
(AnT) (foto ilustrasi)








