Tampilannya Begitu Aneh, Begitu Keren, Sampai Kita Bingung: Terlalu Keren untuk Kehidupan Kita yang Masih Cicilan 36x
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis, Honda benar-benar kelewatan kali ini. Bukan dalam arti buruk, tapi dalam arti: kenapa desainnya kayak bukan dari planet ini?
Inilah Honda EV Outlier Concept, motor listrik yang tampil begitu tidak masuk akal sampai-sampai terlihat seperti “barang bukti” dari masa depan yang tak sengaja dibawa kembali ke tahun 2025.
Melihat motor ini, kita langsung ingin bertanya:
Honda sebenarnya bikin motor… atau lagi unjuk teknologi buat menakut-nakuti kompetitor?
Desainnya: Kalau Dilihat Lama-Lama, Kita Bingung Antara Kagum atau Minder
Mulai dari bentuknya, Outlier Concept sudah meneriakkan: aku tidak lahir untuk menjadi normal.
Bodinya halus, mulus, sleek, elegan, dan sangat tidak relatable dengan dompet kita.
Panel depan semi-transparan, seperti helm karakter game RPG yang punya skill pasif “tampan futuristis”.
Joknya? Bucket seat.
Bukan sembarang jok — ini jok single seat yang tampak seperti hasil kerja sama Honda dengan produsen sofa mahal. Kelihatan empuk, estetik, tapi vibes-nya: “Ini motor buat raja jalanan yang anti boncengan.”
Posisi kaki dibuat maju, seperti motor cruiser untuk orang kaya masa depan yang hidup damai di kota anti-macet. Panel instrumen dua layar, seakan Honda bilang: “Satu layar terlalu rakyat, dua layar baru masa depan.”
Teknologi: Honda Sepertinya Sudah Capek Main Aman
Outlier Concept memakai dua motor listrik, satu di roda depan dan satu di roda belakang.
Benar, Honda tampaknya bosan dengan konsep “satu motor”.
Mereka bilang: “Kalau bisa dua, kenapa cuma satu? Hidup itu harus balance.”
Karena motornya in-wheel:
- Tidak ada rantai
- Tidak ada gir
- Tidak ada oli rantai
- Tidak ada suara berisik
- Tidak ada alasan buat mengeluh ke bengkel
Distribusi torsi bisa diatur terpisah untuk tiap roda. Jadi motor ini seperti punya kecerdasan batin: dia tahu kapan harus tarik, kapan harus menahan, kapan harus menyelamatkan rider dari kebodohan berkendara.
Suspensi depan double-wishbone ala mobil sport.
Suspensi belakang monoshock rendah.
Baterai di bagian tengah.
Rangkanya rendah seperti motor yang ingin merangkul bumi dengan cinta.
Filosofi: Honda Memang Niat Bikin Sesuatu yang Tidak Masuk Akal Tapi Cantik
Honda bilang desain motor ini terinspirasi dari “Precision of Intrinsic Design.”
Terdengar seperti nama workshop motivasi CEO perusahaan start-up, tapi maksudnya simple: karena motor listrik lebih bebas bentuknya, Honda jadi pede bikin motor dengan layout yang tidak mungkin terjadi pada motor bensin.
Tidak ada mesin besar? Sip, kita bisa bereksperimen.
Tidak ada tangki bensin? Mantap, ruang lega buat imajinasi.
Tidak ada batasan? Gas, tim desain langsung ngebut kayak deadline besok subuh.
Outlier Concept adalah motor yang menolak tunduk pada konvensi.
Motor yang bilang: “Aku bukan motor biasa. Aku aesthetic.”
Sayangnya… Ini Masih Konsep. Jadi Jangan Ngimpi Dulu
Sehebat-hebatnya Outlier Concept, pahitnya kenyataan tetap datang:
- Tidak ada rencana produksi massal
- Tidak ada spesifikasi resmi
- Tidak ada harga
- Tidak ada range
- Tidak ada janji manis dealer
- Tidak ada promo DP 0%
Honda cuma bilang: “Sabar, ini baru konsep.”
Alias: lihat boleh, bawa pulang jangan dulu.
Kesimpulan: Motor Ini Bikin Kita Pengen Berteriak, “HONDA, SLOW DONG!”
Honda EV Outlier Concept adalah motor yang sukses bikin netizen bingung antara:
ingin punya, ingin foto, atau ingin protes karena terlalu keren.
Kalau suatu hari motor ini benar-benar diproduksi, bersiaplah:
jalanan Indonesia mungkin terlihat seperti adegan pembuka film sci-fi ber-budget mahal.
Dan tukang parkir bisa jadi akan berkata, “Ini bayarannya kategori motor atau pesawat kecil?”
(AnT) (foto Honda)









