Motor Sespan Legendaris Tiba-Tiba Jadi Listrik! Ural Gandeng Zero, Klaim Tembus 140 Km/Jam dan 165 Km Sekali Cas
MOTORLISTRIK.COM, Moskow – Sobat Molis….. Siapa bilang motor sespan cuma identik dengan gaya klasik dan suara mesin menggelegar? Kini, dunia otomotif dibuat melongo dengan kemunculan Ural cT Electric Prototype, motor sidecar yang resmi beralih ke tenaga listrik.
Di saat pasar kendaraan listrik roda dua sedang booming—mulai dari e-bike sampai motor besar listrik—pabrikan Rusia IMZ-Ural tampil beda. Bukan sekadar motor listrik biasa, mereka menghadirkan konsep yang jarang disentuh pabrikan lain: motor listrik tiga roda dengan sespan penuh karakter.
Proyek ini dikembangkan bersama Zero Motorcycles, produsen motor listrik asal Amerika Serikat yang dikenal dengan teknologi penggerak listrik berperforma tinggi. Kolaborasi ini memadukan desain klasik Ural dengan sistem drivetrain modern.
Di balik tampilannya yang tetap mempertahankan identitas khas Ural, motor ini dibekali mesin listrik Z-Force 75-7 bertenaga 45 kW atau setara 61 hp dengan torsi 110 Nm. Performa tersebut memungkinkan kecepatan maksimum hingga 140 km/jam.
Keunggulan utama terletak pada konfigurasi tiga roda yang memberikan stabilitas tambahan sekaligus ruang ekstra untuk baterai. Dua paket baterai, ZF13.0 dan ZF6.5, ditempatkan di bagian sidecar dengan total kapasitas mencapai 19,5 kWh. Dengan kapasitas tersebut, jarak tempuhnya diklaim hingga 165 kilometer dalam satu kali pengisian daya dengan kecepatan jelajah yang direkomendasikan sekitar 100 km/jam.
Presiden dan CEO IMZ-Ural, Ilya Khait, menyebut platform sidecar memang sejak awal dinilai ideal untuk motor listrik karena menawarkan kenyamanan penumpang, stabilitas lebih baik dibanding motor dua roda biasa, serta ruang baterai yang lebih luas.
Menurutnya, secara visual motor ini tetap terlihat seperti Ural klasik. Namun dari sisi pengalaman berkendara, sensasinya benar-benar berbeda. Motor ini tidak lagi menggunakan kopling maupun tuas transmisi. Pengendara cukup memutar throttle untuk mengoperasikannya. Dengan pusat gravitasi rendah dan distribusi bobot optimal, kendaraan ini terasa stabil dan mudah dikendalikan.
Wakil Presiden Operasional sekaligus Manajer Proyek Ural, Jason Rae, menjelaskan bahwa pengembangan motor ini melewati beberapa tahap iterasi desain untuk menemukan konfigurasi sistem penggerak listrik terbaik. Salah satu tantangan utama adalah menentukan lokasi baterai tanpa mengorbankan kenyamanan penumpang dan kapasitas penyimpanan.
Motor ini telah diuji secara intensif dalam berbagai kondisi nyata, termasuk hujan, salju, suhu panas dan dingin ekstrem, jalan raya, hingga lalu lintas perkotaan. Dari pengujian tersebut, perusahaan mengumpulkan data penting sebagai dasar pengembangan tahap berikutnya.
Meski masih berstatus prototipe dan belum diproduksi massal, Ural cT Electric Prototype menunjukkan potensi besar sebagai kendaraan listrik roda tiga multifungsi yang stabil dan praktis. Dengan kombinasi desain klasik dan teknologi listrik modern, model ini membuka kemungkinan baru bagi segmen motor sespan di era elektrifikasi.
(AnT) (foto Ural cT Electric Prototype)








