• HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
  • HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
Home » NEWS Top News

Dulu Dianggap Segmentasi Kecil, Kini Jadi Primadona: Helm Hijab Dari Dipandang Sebelah Mata Kini Jadi Bintang Jalanan

Anton Posted On 16/02/2026
0
101 Views


Share into

MOTORLISTRIK.COM, Jakarta — Sobat Molis….. Siapa sangka, item yang dulu dianggap “segmen khusus” kini berubah jadi primadona? Helm hijab mendadak naik kelas. Bukan cuma jadi perbincangan komunitas, tapi sudah menembus headline media otomotif nasional.

Media seperti Otorider bahkan memasukkan helm hijab dalam daftar berita populer otomotif pekan ini. Artinya, ini bukan tren kecil, melainkan arus besar.

Dari Keluhan ke Peluang Bisnis

Selama bertahun-tahun, pengendara motor berhijab menghadapi dilema klasik: helm terasa sempit karena volume hijab, cepol atau ikatan rambut mengganggu kenyamanan, ventilasi kurang maksimal, serta harus memilih antara aman atau praktis.

Pasar lama seolah menganggap ini masalah minor. Kini kondisinya berubah. Brand-brand helm mulai serius menggarap segmen ini.

Beberapa produk yang ramai dibicarakan antara lain MDS Magna yang disebut memiliki ruang belakang lebih lega untuk hijab tebal, GM Venus yang diklaim dirancang khusus untuk hijabers dengan desain ergonomis, serta Cargloss YRH Hijab yang tampil stylish dengan pilihan warna feminin dan kerap dipamerkan di berbagai event otomotif.

Media seperti GridOto dan Kumparan ikut mengulas rekomendasi helm ramah hijab ini, mulai dari fitur, kenyamanan, hingga harga.

Fashion atau Fungsi?

Perdebatan pun muncul. Sebagian netizen memuji inovasi ini sebagai langkah inklusif industri otomotif. Mereka menilai kebutuhan perempuan berhijab akhirnya mendapat perhatian serius.

Namun ada pula yang menyindir bahwa inovasi ini sekadar strategi pemasaran dengan label baru. Pertanyaan yang ramai dibahas meliputi apakah desainnya benar-benar berbeda signifikan, apakah sudah memenuhi standar keselamatan seperti SNI, dan apakah harga menjadi lebih mahal karena segmentasi khusus.

Mayoritas produk yang beredar tetap mengikuti standar keselamatan nasional. Perbedaannya lebih banyak pada ruang interior, desain padding, serta fleksibilitas penggunaan bagi pemakai hijab.

Potensi Pasar yang Tak Bisa Diabaikan

Secara bisnis, segmen ini sangat menjanjikan. Indonesia memiliki populasi perempuan berhijab besar dan pengguna sepeda motor aktif dalam jumlah tinggi. Kombinasi ini menjadikan pasar helm hijab potensial dan berkelanjutan.

Produsen mulai menghadirkan varian warna yang lebih beragam, desain ringan untuk penggunaan harian, hingga model half-face yang praktis namun tetap memperhatikan kenyamanan pengguna berhijab.

Drama yang Mungkin Terjadi ke Depan

Pengamat industri memprediksi tren ini bisa berkembang lebih jauh, termasuk pengembangan helm modular khusus hijab, sistem ventilasi yang lebih optimal untuk mengurangi panas akibat lapisan kain, hingga kolaborasi dengan brand fashion muslim.

Bukan tidak mungkin pula figur publik dan influencer hijab akan dilibatkan sebagai duta produk untuk memperkuat penetrasi pasar.

Helm hijab hari ini bukan sekadar produk tambahan. Ia mencerminkan perubahan arah industri yang mulai melihat kebutuhan perempuan secara lebih spesifik. Keselamatan dan gaya tidak lagi dipertentangkan, dan ceruk pasar yang dulu dianggap kecil kini menjadi peluang besar.

Apakah ini tren sesaat atau awal era baru helm yang lebih personal dan inklusif, waktu yang akan menjawab.

(AnT)


Share into



You may also like
OMOWAY Pamer Motor Self-Balancing yang Bisa “Menari”, Dijuluki The Tesla of 2-Wheelers di Singapura
13/03/2026
Bukan Cuma Imut, Vauxhall Siapkan Corsa GSE Listrik yang Terinspirasi Mobil Balap dan Siap Hidupkan Lagi Era Hot Hatch
13/03/2026
Ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat Harga BBM Berpotensi Naik, Motor Listrik Malah Senyum Lebar: “Silakan Ribut, Kami Tinggal Ngecas
12/03/2026
Mobil Mirip Kokpit Pesawat? China Bilang Stop, Setir Yoke dan Pintu Elektrik Dinilai Tak Aman
Read Next

Mobil Mirip Kokpit Pesawat? China Bilang Stop, Setir Yoke dan Pintu Elektrik Dinilai Tak Aman

Leave A Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • uwinfly-m100
  • uwinfly-m100
  • Categories

    Silahkan Pilih Artikel
    • INFO PRODUK
      8
    • MODIFIKASI
      1
    • NEWS
      546
    • REVIEW
      10
    • Top News
      531
    • Uncategorized
      17


Stay Updated

Please enter MailChip form ID in Theme Setting
  • INDONESIA ELECTRIC VEHICLE PLATFORM
    Jl. Ciledug Raya No.2. Jakarta Selatan.
    email : admin@motorlistrik.com
    HP/WA : 0812 13071989

    • Recent Posts

      • OMOWAY Pamer Motor Self-Balancing yang Bisa “Menari”, Dijuluki The Tesla of 2-Wheelers di Singapura
      • Bukan Cuma Imut, Vauxhall Siapkan Corsa GSE Listrik yang Terinspirasi Mobil Balap dan Siap Hidupkan Lagi Era Hot Hatch
      • Ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat Harga BBM Berpotensi Naik, Motor Listrik Malah Senyum Lebar: “Silakan Ribut, Kami Tinggal Ngecas
    • Popular Posts

      • 1
        Mau Mudik Tapi Khawatir Motor Listrik di Rumah? Polytron Bocorkan Tips Aman Biar Tetap Selamat dan Siap Dipakai Lagi
      • 2
        Motor Listrik Vietnam Ikut Coba Peruntungan di RI, VinFast Bawa 4 Model Sekaligus—Siap Uji Nyali di Pasar Motor Paling Ramai
      • 3
        Motor Listrik Baru Yadea Mau Nongol April, Bentuknya Bulat-Bulat dan Retro: Orang Indonesia Bilang, yang Penting Murah

    © 2025 motorlistrik.com | Privacy Policy | Term Of Service
    Press enter/return to begin your search