Jepang Belum Selesai Kenal BYD, Chery Ikut Numpang Ramai
MOTORLISTRIK.com, Jakarta – Sobat otomotif, persaingan mobil listrik China sekarang bukan cuma panas, tapi makin seru. Setelah BYD lebih dulu bikin gebrakan di Jepang lewat kei car listriknya, kini Chery ikut turun gelanggang dan siap bikin persaingan makin sengit.
Menariknya, Chery tidak masuk sendirian. Pabrikan asal China itu menggandeng perusahaan asal Singapura, Electric Mobility Technologies (EMT), untuk meluncurkan merek baru bernama Emta yang akan fokus menggarap mobil listrik mungil khas Jepang atau yang dikenal sebagai kei car.
Langkah ini menunjukkan kalau Chery benar-benar serius membidik pasar Jepang, salah satu pasar otomotif paling ketat dan sulit ditembus di dunia. Bahkan, mobil mungil Emta ini disebut menjadi pembuka jalan sebelum Chery menghadirkan total empat model kendaraan di Jepang hingga tahun 2029.
Meski memakai nama baru, jeroannya tetap “darah Chery”. Mulai dari platform kendaraan, motor listrik, sistem baterai, hingga teknologi keselamatan dan fitur ADAS bakal mengandalkan teknologi yang dikembangkan langsung oleh Chery.
Bukan cuma itu, mobil listrik mungil ini juga bakal dibekali baterai dari Gotion, salah satu produsen baterai yang namanya makin diperhitungkan di industri kendaraan listrik global.
Dari bocoran desain yang beredar, tampilannya terlihat cukup menarik. Wajah depannya sekilas mengingatkan pada Chery QQ terbaru dengan lampu bulat yang imut dan futuristis. Namun bodinya tetap mempertahankan gaya kotak khas kei car Jepang yang terkenal praktis untuk mobilitas perkotaan.
Ukurannya juga benar-benar mungil. Panjangnya hanya sekitar 3,4 meter, sesuai aturan kei car di Jepang. Cocok untuk selap-selip di jalan perkotaan yang padat dan ruang parkir yang terbatas.
Yang bikin menarik, walaupun teknologi berasal dari China, urusan desain dan pengembangan produk justru ditangani tim asal Jepang. Kabarnya, sejumlah desainer dan insinyur yang pernah bekerja di Honda dan Mazda ikut terlibat dalam proyek ini.
Sementara untuk urusan produksi, Chery mempercayakannya kepada pabrik milik Yueda Group di Yancheng, China. Pabrik ini bukan pemain sembarangan karena sebelumnya sudah memproduksi kendaraan untuk Kia hingga mobil listrik premium HiPhi.
Kehadiran Emta diprediksi bakal membuat pasar kei car listrik Jepang makin ramai. Selama ini BYD praktis menjadi pemain China yang paling agresif di segmen tersebut. Kini, Chery datang membawa penantang baru yang siap merebut perhatian konsumen.
Meski tanggal peluncuran resminya masih dirahasiakan, banyak yang meyakini mobil listrik mungil ini bisa menjadi salah satu senjata penting Chery untuk memperluas pengaruhnya di pasar global.
Kalau nantinya sukses diterima konsumen Jepang, bukan tidak mungkin mobil listrik mini buatan China ini bakal membuat pemain lama di segmen kei car mulai waspada. Soalnya, sekarang yang datang bukan cuma satu, tapi dua raksasa otomotif China sekaligus.
(Ant) (foto chery)








