Ferrari Sampai Minta Bantuan NASA Gara-Gara Mobil Listriknya Terlalu Kencang
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….. Siapa sangka, Ferrari sampai harus “curhat” ke NASA cuma gara-gara satu masalah: mobil listrik pertamanya terlalu ganas sampai kepala manusia ikut goyang.
Mobil yang dimaksud adalah Ferrari Luce. Ini bukan sekadar mobil listrik yang senyap lalu santai—ini listrik tapi mentalnya balap. Tenaganya tembus lebih dari 1000 hp, jadi jangan bayangin ini mobil ramah keluarga. Ini lebih mirip peluru yang dikasih roda.
Masalahnya bukan cuma soal cepat. Tapi cepatnya ini sudah masuk level “nggak wajar buat badan manusia”. Gas sedikit, badan langsung ketarik, otak kayak lagi diajak diskusi paksa sama hukum fisika.
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, bahkan terang-terangan bilang akselerasi ekstrem itu bisa “ganggu otak”. Artinya, ini bukan lagi soal performa, tapi soal manusia sanggup atau nggak nerimanya.
Bayangin saja:
- 0–100 km/jam cuma 2,5 detik, kedip mata aja belum selesai sudah nyampe
- Kecepatan puncak 310 km/jam, cocok kalau niatnya kabur dari kenyataan
- Mode “boost” bikin tenaga makin brutal, kayak tombol “nekat”
Secara angka, ini bikin ngiler. Tapi di dunia nyata, bisa bikin mual kalau nggak siap mental dan fisik.
Di titik ini, Ferrari sadar: kalau dibiarkan, mobilnya bisa terlalu “overpower” buat manusia biasa. Maka dipanggillah NASA—yang biasa ngurus astronot pingsan karena g-force—buat bantu nyari batas aman.
Jadi sekarang Ferrari bukan lagi sekadar bikin mobil cepat. Mereka lagi nyari formula: gimana caranya tetap liar tapi nggak bikin pengemudi merasa kayak lagi diluncurin ke luar angkasa tanpa izin.
Intinya, Ferrari Luce ini seperti binatang buas yang lagi dilatih supaya nggak langsung menerkam pemiliknya sendiri.
Peluncurannya dikabarkan bakal digelar Mei. Kalau jadi, ini bukan cuma mobil listrik cepat, tapi juga bukti kalau bahkan Ferrari pun kadang harus “ngerem” demi kepala manusia tetap waras.
(AnT) (foto ferrari)









