Mobil Murah Ikut Gaya Hidup Sultan Listrik! Dacia Siapkan 4 Mobil EV Baru, Katanya Ramah Rakyat
MOTORLISTRIK.COM, Paris — Sobat Molis….. Dunia otomotif lagi panas-panasnya ngomongin mobil listrik. Tapi biasanya yang viral justru mobil mahal dengan teknologi canggih. Nah kali ini ada kabar yang bikin heboh: merek mobil murah asal Eropa, Dacia, tiba-tiba ikut meramaikan tren kendaraan listrik.
Bukan tanggung-tanggung, pabrikan yang berada di bawah payung Renault Group itu mengumumkan rencana meluncurkan empat mobil listrik baru sebelum 2030.
Buat pecinta otomotif, kabar ini langsung jadi bahan obrolan. Pasalnya selama ini mobil listrik sering dicap mahal, eksklusif, dan tidak ramah kantong. Dacia justru ingin membalik stigma itu dengan menghadirkan EV yang tetap murah.
Sandero Si Mobil Rakyat Bakal Ikut “Disetrum”
Yang paling bikin penasaran adalah masa depan Dacia Sandero, mobil kecil yang selama ini jadi primadona penjualan Dacia di Eropa.
Menurut CEO Dacia, Katrin Adt, Sandero generasi baru akan hadir dengan berbagai pilihan mesin, termasuk versi listrik penuh.
Artinya, mobil yang selama ini dikenal sebagai “mobil rakyat Eropa” bakal ikut masuk era kendaraan tanpa emisi.
“Sandero tetap akan menjadi juara value for money,” ujar Adt.
Dengan kata lain: murah, sederhana, tapi tetap kekinian.
SUV Listrik Mini Siap Debut 2026
Sebelum Sandero EV muncul, Dacia lebih dulu menyiapkan SUV listrik kecil berbasis platform dari Renault Twingo.
Mobil ini akan memiliki spesifikasi sederhana tapi cukup menarik untuk penggunaan kota:
- Baterai sekitar 27 kWh
- Jarak tempuh sekitar 240 km
- Harga mulai sekitar €18.000
Mobil listrik mungil ini juga disiapkan sebagai penerus Dacia Spring, EV murah Dacia yang saat ini diproduksi di China.
Rencananya model baru ini akan debut pada paruh kedua 2026.
Ada Juga EV Mini Super Imut
Tidak berhenti di situ, Dacia juga mengembangkan mobil listrik super kecil berbasis konsep Dacia Hipster.
Mobil ini benar-benar mini—panjangnya hanya sekitar 3 meter, tapi tetap bisa menampung empat penumpang.
Konsep ini disiapkan untuk pasar mobil listrik perkotaan yang murah meriah.
Namun produksinya masih menunggu aturan baru dari European Commission mengenai kategori mobil listrik murah di Eropa.
Target Besar: EV di Semua Segmen
Ke depan, Dacia juga membuka kemungkinan menghadirkan mobil listrik yang lebih besar, mengikuti langkah mereka masuk ke segmen SUV menengah lewat Dacia Bigster.
Menurut Katrin Adt, misi mereka sederhana tapi ambisius:
“Kami ingin memiliki penawaran EV di setiap segmen.”
Tantangannya tentu tidak mudah. Mobil yang lebih besar butuh baterai lebih besar, dan baterai berarti biaya lebih mahal.
Namun satu hal yang tidak akan berubah dari Dacia:
mobil harus tetap terjangkau.
Netizen: “Akhirnya Ada EV Buat Rakyat!”
Rencana Dacia ini langsung memicu banyak komentar di kalangan pengamat otomotif dan pengguna mobil.
Di tengah tren mobil listrik yang semakin mahal, strategi Dacia justru dianggap angin segar bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus menguras tabungan.
Jika rencana ini berjalan mulus, bukan tidak mungkin mobil listrik murah benar-benar jadi tren baru di pasar global.
(AnT)









