MOTOR LISTRIK BISA PINDAH GIGI TANPA PUTUS TENAGA! Teknologi Inggris Ini Bikin Penasaran
MOTORLISTRIK.COM, JAKARTA – Sobar Molis…. Bro, Sis! Selama ini motor listrik identik dengan putar gas, tenaga langsung ngisi, tanpa perlu repot pindah gigi. Tapi gimana kalau motor listrik punya dua percepatan, bisa pindah gigi dengan mulus, dan tenaga tetap mengalir ke roda?
Nah, teknologi ini sedang disiapkan oleh E-Motiv Shift Systems, spesialis transmisi asal Inggris!
Teknologi transmisi seamless powershift dua percepatan ini bakal dipamerkan di ajang EICMA 2026, Milan, Italia, pada 3 sampai 8 November.
Yang bikin menarik, sistem ini dirancang agar perpindahan gigi tidak memutus aliran torsi ke roda belakang. Artinya, motor berpotensi mempertahankan dorongan tenaga saat berganti rasio, sehingga akselerasi dan efisiensi powertrain bisa lebih optimal.
Kenapa ini penting?
Karena kebanyakan motor listrik masih menggunakan satu rasio tetap. Konfigurasinya memang simpel, tetapi ada kompromi antara tarikan kuat dari posisi diam dan kemampuan mencapai kecepatan tinggi.
Dengan dua percepatan, kompromi itu berpotensi dikurangi. Rasio pertama bisa difokuskan untuk tarikan, sedangkan rasio kedua membantu saat motor melaju lebih kencang.
Bukan cuma itu! Karakter perpindahan giginya juga bisa diatur oleh produsen. Mau terasa halus, nyaris tidak terasa, atau lebih tegas? Semuanya bisa disesuaikan dengan karakter motor dan kebutuhan pasar.
Teknologi ini dikembangkan melalui proyek senilai 1 juta pound sterling yang didanai program Design and Build Innovate UK. E-Motiv bekerja sama dengan produsen motor BSA, University of Bath, dan IAAPS.
Bahkan, sebuah motor demonstrator bernama Demo 1 sedang disiapkan. Pengujian jalan ditargetkan mulai pada kuartal pertama 2027.
Menurut Tony Inchbold, Managing Director sekaligus Co-Founder E-Motiv, teknologi ini memberi insinyur lebih banyak keleluasaan untuk mengoptimalkan sistem penggerak kendaraan listrik.
Menariknya lagi, teknologi ini punya akar dari sistem perpindahan gigi Zeroshift yang dikembangkan untuk mesin pembakaran sekitar 25 tahun lalu. Teknologi generasi pertamanya juga disebut telah digunakan Aprilia Racing pada motor RS-GP MotoGP sejak 2015.
Tapi ingat, Bro dan Sis! Teknologi ini masih menuju tahap demonstrasi dan pengujian dunia nyata. Jadi, belum bisa disimpulkan bahwa semua motor listrik nantinya bakal menggunakan sistem dua percepatan.
Kalau teknologi ini terbukti berhasil, motor listrik masa depan bisa punya kombinasi tarikan kuat, kecepatan yang lebih optimal, dan perpindahan gigi tanpa jeda tenaga yang terasa.
Pertanyaannya, kalau motor listrik sudah punya dua percepatan seperti ini, menurut kalian bakal makin seru atau justru bikin motor listrik kehilangan kesederhanaannya?
Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
#MotorListrik #EICMA2026 #TeknologiOtomotif #MotorMasaDepan #BeritaOtomotif
(Ant) (foto E-Motiv)








