Motor Listrik Buat “Kerja Keras”
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….. Lama menghilang, startup motor listrik asal Vietnam, Nuen Moto, akhirnya muncul lagi. Tapi jangan berharap mereka datang membawa N1-S. Motor yang dulu digadang-gadang sebagai motor listrik premium itu ternyata resmi dihentikan.
Tenang, duit pelanggan nggak ikut menghilang. Nuen Moto memastikan seluruh deposit pemesan N1-S sudah dikembalikan.
Perusahaan juga mengakui komunikasinya dulu kurang jelas. Alias, sempat bikin orang bertanya-tanya, “Ini motornya jadi atau cuma jadi kenangan?”
Kini Nuen Moto balik dengan senjata baru: Volty U1.
Kalau N1-S punya aura motor listrik premium, Volty U1 justru lebih realistis. Motor ini dibuat untuk kebutuhan yang benar-benar dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama shipper, ojol, kurir, logistik, dan armada bisnis.
Sederhananya, ini bukan motor listrik buat diparkir sambil difoto. Ini motor yang memang disuruh kerja.
Bodi Bisa Diatur Sesuai Kerjaan
Volty U1 mengusung konsep modular. Bagian kendaraan bisa disesuaikan untuk membawa penumpang maupun barang.
Mau dipakai antar orang? Bisa.
Mau bawa barang? Bisa.
Mau dipakai muter kota dari pagi sampai malam? Memang itu salah satu targetnya.
Media Vietnam melaporkan motor ini memiliki bobot sekitar 120 kg termasuk baterai, tetapi mampu membawa beban hingga 200 kg.
Motor listriknya disebut menghasilkan tenaga sekitar 8 hp, torsi maksimum 152 Nm, dan kecepatan maksimal 80 km/jam.
Jadi meskipun tampilannya cukup simpel, jangan dianggap motor kaleng-kaleng.
Baterainya Bisa “Cabut-Pasang”
Nah, ini bagian yang menarik.
Volty U1 menggunakan baterai yang bisa dilepas dan ditukar. Satu baterai berkapasitas 2,2 kWh, dan motor bisa menggunakan dua baterai.
Dengan dua baterai, jarak tempuh yang diberitakan mencapai sekitar 160–195 km, tergantung kondisi pengujian.
Kalau baterai habis, pengguna tidak harus duduk bengong menunggu lama di depan colokan. Tinggal swap baterai, lalu lanjut kerja.
Pergantian baterainya bahkan ditargetkan bisa dilakukan kurang dari dua menit.
Buat ojol dan kurir, ini jelas lebih masuk akal.
Karena kalau motornya dipakai cari duit, waktu dua jam buat nunggu baterai penuh itu bisa terasa seperti dua abad.
Harganya Bikin Penasaran
Untuk harga, Nuen Moto belum membuka angka resminya.
Namun sejumlah media Vietnam memperkirakan Volty U1 akan dijual di bawah 35 juta dong Vietnam.
Angka tersebut masih perkiraan media, bukan harga resmi.
Nuen Moto baru akan membuka informasi lebih lengkap saat full reveal Volty U1 pada 4 September 2026 di Ho Chi Minh City.
Jadi untuk sekarang, jangan buru-buru buka kalkulator cicilan.
Tunggu harga resminya dulu.
Yang jelas, Nuen Moto kini mengambil jalan berbeda. Mereka tidak lagi mengejar motor listrik premium seperti N1-S, tetapi memilih masuk ke pasar kendaraan utilitas yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dari “motor keren buat dipandang”, sekarang naik level menjadi “motor yang disuruh kerja”.
Dan kalau konsepnya berhasil, Volty U1 bisa jadi salah satu motor listrik Vietnam yang menarik perhatian bukan karena gaya doang, tetapi karena memang berguna buat cari cuan.
(Ant) (Gambar © Nuen Moto, diedit oleh THE PACK)







