• HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
  • HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
Home » NEWS Top News

RGNT Street Scrambler, Motor Listrik Retro 135 Km/Jam yang Siap Diajak Main di Jalan Kerikil

Anton Posted On 13/09/2026
0
42 Views


Share into

MOTORLISTRIK.COM, Jakarta — Sobat Molis…. Motor listrik retro biasanya identik dengan jalan aspal dan gaya klasik. Tapi RGNT Motorcycles punya resep sedikit berbeda.

Produsen motor listrik asal Swedia itu baru saja memperkenalkan RGNT Street Scrambler, versi yang dibuat lebih siap ketika pengendaranya ingin meninggalkan aspal dan masuk ke jalan kerikil atau jalur ringan.

Menariknya, motor ini tidak kehilangan wajah retro yang menjadi ciri khas RGNT.

Street Scrambler hadir sebagai saudara baru dari Street Classic. Secara teknis, keduanya masih menggunakan basis penggerak dan baterai yang sama. Bedanya, versi Scrambler mendapat sejumlah ubahan supaya lebih pede diajak melibas medan nonaspal.

Perubahan paling gampang dilihat ada di bagian kaki-kaki.

Roda depan kini berukuran 18 inci, lebih besar dari Street Classic yang menggunakan 17 inci. Ban depan juga dibuat lebih tebal dengan ukuran 18 x 2,5 inci dan model on/off-road.

Sementara roda belakang tetap menggunakan ban berukuran 17 x 3 inci.

Setangnya juga dibuat lebih lebar dan tinggi. Posisi berkendara naik sekitar 20 mm, sedangkan ground clearance meningkat dari 230 mm menjadi 260 mm.

Tinggi jok pun ikut naik, dari 810 mm menjadi 830 mm.

Jadi, ini memang bukan motor buat menaklukkan jalur ekstrem ala Dakar Rally. Tapi untuk jalan tanah, kerikil, atau jalur ringan, ubahan tersebut membuat Street Scrambler lebih masuk akal dibanding motor retro biasa.

Soal tenaga, jangan tertipu dengan tampilannya yang kalem.

RGNT Street Scrambler dibekali motor hub belakang direct-drive berdaya 46 kW dengan torsi puncak yang diklaim mencapai 540 Nm.

Kecepatan maksimumnya mencapai 135 km/jam atau 84 mph.

Akselerasi 0-100 km/jam juga cukup bikin kaget, hanya sekitar 3,9 detik.

Untuk baterai, tersedia dua pilihan.

Versi standar memakai baterai 8,3 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 139 km atau 86 mil.

Kalau masih kurang, tersedia baterai lebih besar 10,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 170 km atau 106 mil.

Namun ada satu catatan: baterainya bersifat tetap alias tidak bisa dilepas.

Pengisian menggunakan konektor Type 2 yang umum digunakan di Eropa.

Charger standar 1,8 kW membutuhkan waktu sekitar 4 jam 35 menit untuk pengisian penuh.

Tetapi kalau memilih charger opsional 6 kW, waktunya bisa dipangkas menjadi sekitar 1 jam 25 menit. Untuk pengisian 20-80 persen, waktunya sekitar 50 menit.

Fitur modernnya juga cukup lengkap meski tampangnya seperti motor zaman dulu.

Ada ABS, kontrol traksi, regenerative braking, keyless start, lampu LED penuh, hingga layar berbentuk lingkaran berukuran 3 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.

RGNT sendiri merakit sepeda motornya di Gothenburg, Swedia, dengan pendekatan produksi skala kecil dan banyak proses yang dilakukan secara manual.

Perusahaan sebelumnya menyebut sudah ada lebih dari 600 motor RGNT yang mengaspal di Eropa.

Soal harga, Street Scrambler dibanderol mulai €9.495, hanya sekitar €500 lebih mahal dibanding Street Classic yang mulai €8.995.

Pembeli juga bisa menambahkan sejumlah opsi seperti baterai berkapasitas lebih besar, charger 6 kW, grip berpemanas, rak bagasi, windshield, hingga tas samping.

Untuk saat ini, RGNT Street Scrambler baru tersedia di pasar Eropa.

Namun RGNT berencana masuk ke pasar Amerika Serikat pada 2027, dengan harga awal yang diumumkan sekitar US$9.995.

Jadi kalau motor listrik biasanya identik dengan desain futuristis, RGNT justru mengambil jalur berbeda.

Tampang retro, tenaga brutal, tapi tetap bisa diajak main tanah.

Buat yang suka motor bergaya klasik tapi ingin merasakan sensasi motor listrik, Street Scrambler ini bisa jadi salah satu opsi yang menarik untuk dilirik.

(ant) (foto RGNT)

 


Share into



You may also like
Dikira Skuter Biasa, Ternyata Bertenaga 2.000 Watt! ECOROAD ES6 Bisa 55 Km/Jam dan Klaim Jarak Tempuh 80 Km
14/09/2026
Motor Listrik Modular Ini Bisa Diubah Sesuai Kebutuhan
11/09/2026
Volty U1, Motor Listrik Vietnam yang Desainnya Nyeleneh tapi Bisa Jadi Idola Anak Muda
08/09/2026
Dikira Skuter Biasa, Ternyata Bertenaga 2.000 Watt! ECOROAD ES6 Bisa 55 Km/Jam dan Klaim Jarak Tempuh 80 Km
Read Next

Dikira Skuter Biasa, Ternyata Bertenaga 2.000 Watt! ECOROAD ES6 Bisa 55 Km/Jam dan Klaim Jarak Tempuh 80 Km

Leave A Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • uwinfly-m100
  • Categories

    Silahkan Pilih Artikel
    • INFO PRODUK
      8
    • MODIFIKASI
      1
    • NEWS
      704
    • REVIEW
      10
    • Top News
      688
    • Uncategorized
      19


Stay Updated

Please enter MailChip form ID in Theme Setting
  • INDONESIA ELECTRIC VEHICLE PLATFORM
    Graha Raya Regency Jl. Sulaeman No.117A Pinang. Tangerang
    email : admin@motorlistrik.com
    HP/WA : 0811 149 349

    • Recent Posts

      • Dikira Skuter Biasa, Ternyata Bertenaga 2.000 Watt! ECOROAD ES6 Bisa 55 Km/Jam dan Klaim Jarak Tempuh 80 Km
      • RGNT Street Scrambler, Motor Listrik Retro 135 Km/Jam yang Siap Diajak Main di Jalan Kerikil
      • Kecil-Kecil Cabe Rawit! Audi A2 Baru Punya Jarak Tempuh 645 Km dan Diklaim Jadi EV Paling Irit Audi
    • Popular Posts

      • 1
        Motor Listrik Modular Ini Bisa Diubah Sesuai Kebutuhan
      • 2
        Bukan Kerupuk, Mobil Ini Malah Ngecas Sambil Dijemur
      • 3
        Volty U1, Motor Listrik Vietnam yang Desainnya Nyeleneh tapi Bisa Jadi Idola Anak Muda

    © 2026 motorlistrik.com | Privacy Policy | Term Of Service
    Press enter/return to begin your search