Savart S-1P: Motor Listrik Canggih Buatan Indonesia, Siap Adu Gaya Sama BMW CE
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Di tengah tren kendaraan listrik yang makin marak, Indonesia tak mau ketinggalan. Hadir dari Mojokerto, Jawa Timur, Savart S-1P Insignia tampil mengejutkan: motor listrik buatan anak bangsa ini berani menantang dua ikon besar asal Jerman, BMW CE 04 dan BMW CE 02.
Bukan cuma gaya, tapi juga performa, fitur, dan kecanggihan yang jadi senjatanya. Pertanyaannya, seberapa kuat motor lokal ini menghadapi merek global?
Desain Futuristik & Performa Agresif Ala Savart
Saat pertama kali melihat Savart S-1P Insignia, kesan mewah langsung terasa. Skuter ini punya desain yang mengingatkan pada BMW CE 04, namun dengan DNA lokal yang unik.
Tampilan
- Versi Special Edition tampil dengan desain elegan dan panel bodi tajam
- Headlamp LED futuristik & panel meter digital 7 inci adaptif
- Build quality terasa solid, bukan motor rakitan sembarangan
Performa & Teknologi
- Motor PMSM liquid-cooled 14 kW (sekitar 18,7 hp)
- Torsi menggelegar: 250 Nm, top speed 120 km/jam
- Akselerasi 0–60 km/jam dalam waktu kurang dari 4 detik
- Baterai 4,7 kWh, jarak tempuh hingga 120 km
- Charging 3–4 jam via colokan listrik rumah tangga 900 VA
Yang bikin beda, Savart menyematkan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk menyesuaikan karakter motor dengan gaya berkendara pemiliknya. Ditambah GPS, IoT, 3 mode berkendara, hingga over-the-air (OTA) update, fitur-fitur ini biasanya hanya ada di motor premium luar negeri.
Fitur Unggulan Savart yang Bikin Kagum
Savart jelas tidak main-main:
- Riding mode adaptif: Chill, Vibe, Thrill
- GPS + 2-way authentication: motor bisa dikunci lewat aplikasi
- TPMS, gyroscope, accelerometer: bantu kestabilan & keamanan
- Port USB A & C, koneksi langsung ke HP
- Garansi baterai 5 tahun, servis gratis 2 tahun (5x)
- Didukung oleh jaringan Planet Ban & Experience Store Jakarta
Dengan teknologi seperti ini, sulit percaya kalau ini produk lokal.
BMW CE 04 & CE 02: Lawan Berat, Tapi Beda Segmentasi
Untuk perbandingan, BMW tetap hadir dengan keunggulan khas brand global. Tapi harga yang jauh lebih tinggi membuatnya bermain di segmen berbeda.
BMW CE 04
- Desain nyentrik dan ultra futuristik
- Tenaga 31 kW (42 hp), torsi 62 Nm
- Top speed 120 km/jam, jarak tempuh 130 km
- Fitur: TFT 10,25 inci, ABS Pro, DTC, Adaptive Headlight
- Harga OTR Jakarta: Rp 529,9 juta
BMW CE 02
- Skuter urban dengan gaya muda dan ringkas
- Tenaga 11 kW (15 hp), torsi 55 Nm
- Top speed 95 km/jam, jarak tempuh 90 km
- Fitur: ABS, upside-down fork, konektivitas HP
- Harga OTR Jakarta: Rp 314,9 juta
BMW unggul di fitur dan kemewahan. Tapi kalau bicara rasionalitas harga dan kemampuan, Savart hadir sebagai penantang serius.
Savart vs BMW: Perbandingan Singkat
| Spesifikasi | Savart S-1P Insignia | BMW CE 04 | BMW CE 02 |
|---|---|---|---|
| Harga | Rp 56,8 juta | Rp 529,9 juta | Rp 314,9 juta |
| Tenaga | 14 kW (18,7 hp) | 31 kW (42 hp) | 11 kW (15 hp) |
| Torsi | 250 Nm | 62 Nm | 55 Nm |
| Top Speed | 120 km/jam | 120 km/jam | 95 km/jam |
| Jarak Tempuh | 120 km | 130 km | 90 km |
| AI & Adaptive Ride | Ya | Tidak | Tidak |
| Charging dari rumah | Ya, 900 VA | Perlu 6.9 kW charger | Perlu fast charger |
Kesimpulan: Savart, Bukan Sekadar Alternatif
Savart S-1P Insignia bukan cuma alternatif murah dari BMW CE 04 dan CE 02 — ia adalah motor listrik premium lokal dengan karakter kuat dan teknologi mumpuni. Dengan performa buas, desain modern, fitur AI, dan ekosistem purna jual yang mulai terbentuk, Savart memberi harapan besar bagi industri kendaraan listrik Indonesia.
BMW tetap unggul untuk mereka yang mengejar status, gengsi, dan teknologi mutakhir khas Eropa. Tapi Savart punya daya tarik besar untuk pengendara cerdas yang ingin tampil beda, tanpa harus menguras tabungan.
Bangga pakai produk lokal kini bukan slogan, tapi pilihan logis.
(AnT) (foto bmw)









