Stasiun Tukar Baterai dalam 5 Menit, Serasa Drive-Thru, Madrid Jadi Kota Pertama di Eropa
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Dulu, teknologi tukar baterai untuk kendaraan listrik (EV) lebih banyak dipakai untuk sepeda listrik—terutama di Asia. Tapi sekarang, di tahun 2025, sistem tukar baterai untuk mobil listrik mulai kembali naik daun, bahkan mulai menyebar ke Eropa setelah sukses besar di Tiongkok dan India.
Salah satu pionir yang kini membawa teknologi ini ke Eropa adalah Ample, startup asal San Francisco, AS, yang menggandeng Stellantis untuk meluncurkan stasiun tukar baterai di Madrid, Spanyol. Kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung armada car sharing Free2Move, terutama model Fiat 500e yang telah dimodifikasi untuk sistem tukar baterai.
Tukar Baterai Dalam 5 Menit, Serasa Drive-Thru
Konsep stasiun tukar baterai milik Ample sangat sederhana dan dirancang agar efisien di lingkungan urban:
- Waktu penggantian baterai: ± 5 menit
- Sistem robotik otomatis: bekerja dari bawah mobil, mencabut dan memasang baterai seperti tray
- Desain modular: stasiun dapat dipindahkan atau disusun ulang sesuai kebutuhan
- Tanpa penggalian tanah: kendaraan cukup naik ke ramp (tanpa infrastruktur bawah tanah)
- Tidak perlu koneksi listrik bertegangan tinggi: baterai di stasiun diisi secara lambat menggunakan jaringan listrik standar (low-voltage)
Ample juga mengklaim bahwa pemasangan satu stasiun hanya membutuhkan waktu 3 hari, menjadikannya sangat ideal untuk kota-kota besar yang butuh solusi cepat.
Spesifikasi Stasiun Tukar Baterai Ample
Berikut adalah rincian spesifik dari teknologi Ample yang diterapkan di Madrid:
- Dimensi Stasiun: sekitar 10 x 4 meter (cukup untuk satu kendaraan per siklus)
- Kapasitas Baterai Cadangan: hingga 20 unit baterai swap-ready per stasiun
- Kapasitas pengisian: sistem mengisi ulang baterai secara paralel dengan daya rendah, sekitar 6–11 kW per baterai
- Kompatibilitas kendaraan: saat ini hanya mobil listrik dengan desain modular baterai Ample, termasuk Fiat 500e dari Stellantis
- Daya tahan baterai: baterai swap-ready Ample memiliki masa pakai lebih dari 1.500 siklus swap
Madrid Jadi Kota Pertama di Eropa
Stasiun pertama Ample telah resmi beroperasi di Madrid, kota dengan adopsi kendaraan listrik tertinggi di Spanyol. Proyek ini didukung oleh hibah pemerintah Spanyol, sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi ke energi bersih dan mobilitas berkelanjutan.
Beberapa stasiun tambahan direncanakan menyusul, terutama di kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas transportasi umum.
“Dengan bermitra bersama pemerintah Spanyol, kami tidak hanya memenuhi kebutuhan infrastruktur saat ini, tapi juga menyiapkan fondasi mobilitas kota yang berkelanjutan di masa depan,” kata Khaled Hassounah, CEO Ample.
Solusi Efisien untuk Kota Padat
Tantangan terbesar dalam elektrifikasi transportasi urban bukan hanya soal kendaraan, tapi soal infrastruktur pengisian daya. Di kota-kota besar, membangun DC fast charging sangat mahal dan memakan tempat.
Dengan sistem tukar baterai:
- Waktu “isi ulang” hanya 5 menit
- Tidak ada antrean panjang seperti di stasiun charger konvensional
- Tidak membebani jaringan listrik pada waktu sibuk
- Mudah dipindah atau di-upgrade
Tantangan: Kompatibilitas dan Standarisasi
Namun, teknologi ini hanya bisa berhasil jika produsen mobil ikut mengadopsi sistem baterai modular yang mendukung swap. Saat ini, baru armada Stellantis (melalui Free2Move) yang kompatibel. Untuk menjangkau konsumen umum, Ample butuh kerja sama lebih luas dengan berbagai brand otomotif global.
Teknologi tukar baterai mungkin bukan hal baru, tapi berkat pendekatan inovatif dari Ample dan dukungan pemerintah seperti di Spanyol, potensi adopsinya di sektor mobilitas perkotaan makin besar. Jika tantangan kompatibilitas bisa diatasi dan biaya tetap efisien, bukan tak mungkin teknologi ini akan menjadi standar baru—terutama di kota-kota besar yang padat dan serba cepat.
(AnT) (foto Ample)









