Terbakar Wuling Air EV di Tengah Hujan Deras, Netizen Heboh: Mobil Listrik Kok Bisa Kebakar?
MOTORLISTRIK.COM, Bandung – Di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Bandung pada Sabtu malam (5/7), sebuah mobil listrik mungil Wuling Air EV mendadak jadi pusat perhatian — sayangnya bukan karena keimutannya, tapi karena terbakar hebat di jalan raya.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Jl. Soekarno–Hatta, dekat Moh Toha. Saksi mata menyebutkan, asap mulai keluar dari bagian kap depan mobil sebelum akhirnya api menyambar dan melahap kendaraan tersebut. Ledakan kecil pun terdengar beberapa kali, memancing kepanikan warga dan pengguna jalan lainnya. Untungnya, sang pengemudi berhasil keluar tepat waktu dan tidak mengalami luka.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan si jago merah dalam waktu sekitar 16 menit. Sayangnya, mobil berteknologi ramah lingkungan itu hangus terbakar, menyisakan hanya kerangka.
Korsleting di Tengah Hujan, Mitos atau Fakta?
Meski mobil listrik dikenal “aman diajak berenang” karena sistemnya didesain kedap air, kenyataannya lain. Dugaan sementara menyebutkan ada korsleting listrik di bagian depan yang memicu kebakaran. Apakah air hujan masuk ke komponen sensitif? Atau ada modifikasi kelistrikan ilegal? Masih tanda tanya.
Netizen pun tidak tinggal diam. Di media sosial, komentar nyeleneh bermunculan. “Bukan pakai bensin, tapi tetap kebakar. Ini namanya tragedi hemat energi,” cuit salah satu warganet. Yang lain menimpali, “Mobil listrik itu bukan berarti kebal petir, bos!”
Wuling Angkat Bicara
Pihak Wuling Motors langsung merespons. Mereka menyampaikan keprihatinan dan menyatakan tengah melakukan investigasi bersama pemilik kendaraan. “Kami sedang mendalami kronologi dan penyebab kejadian, serta berkoordinasi dengan tim damkar,” ujar perwakilan Wuling.
Perlu diketahui, secara standar, Wuling Air EV memang telah menjalani serangkaian uji ketahanan ekstrem, termasuk tes genangan air dan pembakaran baterai. Tapi namanya musibah, bisa datang kapan saja — apalagi kalau sistem kelistrikan mobil sempat mengalami gangguan atau modifikasi.
Catatan untuk Pengguna EV: Jangan Anggap Remeh Kabel-kabel
Meski tampak ringkas dan sederhana, sistem kelistrikan mobil listrik seperti Wuling Air EV memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Jika ada kerusakan kecil, apalagi di musim hujan, bisa jadi mimpi buruk. Pengecekan berkala, servis resmi, dan tidak mengutak-atik kabel sembarangan adalah harga mati.
Akhir Kata: Mobil Listrik Aman, Tapi Tetap Waspada
Insiden ini tentu bukan vonis mati untuk mobil listrik. Tapi jadi pengingat keras bahwa teknologi canggih tetap butuh perawatan teliti. Jadi, kalau kamu pemilik EV dan merasa soket charging mulai aneh atau tercium bau gosong… mungkin sudah waktunya ke bengkel, bukan ke TikTok.
(AnT) (foto istimewa)









