Truk Listriknya Bisa Tempuh Ratusan KM, Cas Sekali Langsung Jalan Jauh
MOTORLISTRIK.COM, Munich, Jerman — Dulu, truk listrik cuma terdengar seperti impian di masa depan—sesuatu yang kita pikir baru akan datang setelah semua mobil pribadi beralih ke listrik. Tapi sekarang? Masa depan itu sedang terjadi. MAN Truck & Bus, salah satu produsen truk ternama dari Jerman, resmi memulai produksi massal truk listrik di pabrik utamanya di Munich.
Langkah ini jadi bukti bahwa kendaraan besar pun bisa ikut ambil bagian dalam menciptakan dunia yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Produksi Bisa Capai 100 Truk per Hari
MAN tidak main-main. Di jalur produksi mereka, dalam sehari bisa dirakit hingga 100 truk, baik versi listrik maupun diesel. Semuanya dikerjakan di jalur yang sama, dan dibangun sesuai dengan pesanan pelanggan. Proses perakitan satu truk hanya memakan waktu sekitar 8 jam.
“Kalau pasar minta listrik, kami buat listrik. Kalau masih butuh diesel, kami juga siap. Semua disesuaikan,” kata Michael Kobriger, petinggi MAN bagian produksi.
Sekali Cas Bisa Tempuh Ratusan Kilometer
Truk-truk listrik MAN ini dibekali dengan 6 baterai khusus berkapasitas total 534 kWh. Dengan baterai sebanyak itu, truk bisa melaju hingga 500 kilometer dalam sekali isi daya. Kalau butuh lebih jauh lagi, bisa tambah satu baterai ekstra supaya jangkauannya jadi sekitar 740 kilometer.
Konsumsi energinya juga cukup irit untuk ukuran truk besar—sekitar 97 kWh per 100 kilometer.
Sudah Dicoba, Sudah Dipakai, Sudah Terbukti
Sebelum produksi massal dimulai, MAN sudah lebih dulu mengirimkan 200 truk versi uji coba ke para pelanggan. Total jarak yang sudah ditempuh truk-truk ini di dunia nyata? Lebih dari 2 juta kilometer. Artinya, teknologi ini bukan baru di atas kertas, tapi sudah terbukti bisa diandalkan.
Sekarang, MAN sudah menerima 700 pesanan tambahan, dan mereka targetkan bisa mengirim 1.000 unit truk listrik sebelum akhir tahun ini.
Investasi Besar untuk Masa Depan
Untuk mewujudkan semua ini, MAN sudah menghabiskan dana sekitar €400 juta (sekitar Rp 7 triliun) hanya untuk riset dan pengembangan. Ke depannya, mereka berencana investasi sampai €1 miliar lagi untuk mengubah seluruh pabriknya agar siap memproduksi kendaraan listrik.
Tapi MAN tidak hanya membuat truk besar untuk logistik. Mereka juga mengembangkan kendaraan listrik untuk kota, seperti truk pengangkut sampah, agar layanan publik juga bisa ikut beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Pengalaman Sudah Teruji
Sebelum bikin truk listrik, MAN sudah lebih dulu memproduksi bus listrik untuk transportasi kota. Hingga kini, sudah ada lebih dari 2.500 unit bus listrik buatan MAN yang beroperasi di kota-kota besar Eropa.
Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Bersih
Memang, saat ini truk listrik masih belum mendominasi. Diperkirakan pada 2035, baru sekitar 15% dari semua truk besar di Eropa yang bertenaga listrik. Tapi langkah yang diambil MAN ini bisa jadi awal dari perubahan besar.
Ini bukan sekadar soal teknologi, tapi soal keberanian untuk berubah.
Apa yang dilakukan MAN adalah langkah nyata menuju masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Truk yang biasanya dikenal sebagai kendaraan berat, berisik, dan boros bahan bakar, kini bisa jadi lebih tenang, bersih, dan efisien. Dan semua itu bukan lagi mimpi—karena sudah dimulai hari ini.
(AnT) (foto ALEXANDRA BEIER)









