Tertipu AMG One: Ketika Miliarder Kena Prank Supercar Seharga Rp87 Miliar
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – LOS ANGELES, Uang bisa beli mobil mahal, tapi ternyata nggak bisa beli insting detektif. Hal ini terbukti dari kisah tragis—dan agak kocak—yang menimpa Michael Mente, seorang CEO sekaligus miliarder asal Los Angeles, yang rela mengucurkan USD5,4 juta demi satu unit Mercedes-AMG One, tapi yang datang bukan mobil… malah zonk.
Kronologi kejadian ini layaknya plot film kriminal yang gagal tayang di bioskop karena terlalu absurd. Berawal dari sebuah panggilan telepon misterius pada tahun 2021, Mente dihubungi oleh seseorang yang mengaku dari “dealer mobil eksklusif asal Prancis.” Nggak main-main, si penelepon ini menawarkan slot pemesanan AMG One—mobil hypercar edisi terbatas yang hanya dibuat 275 unit di seluruh dunia dan semuanya udah sold out kayak tiket konser Coldplay.
Harga yang ditawarkan? Hanya dua kali lipat dari harga resmi. USD5,4 juta alias sekitar Rp87 miliar. Tapi namanya juga miliarder, diskon nggak penting, yang penting gaya dulu. Maka transfer pun dilakukan. Mente bahkan sempat dibikin sibuk memilih spesifikasi mobil impiannya—padahal, sayangnya, mobil itu hanya eksis dalam imajinasi si penipu.
Setelah duit dikirim dan ekspektasi makin tinggi, sang “dealer” menghilang bagai mantan saat ditagih utang. Nomor nggak bisa dihubungi, email gak dibalas, dan AMG One pun tak kunjung nongol di garasi. Baru di titik itu Mente sadar: bukan dia yang beli mobil, tapi dia yang dibeli harapannya.
Mente lalu menghubungi seorang pengacara asal Colorado bernama Scott Oliver, yang katanya mewakili pihak penjual dengan nama sangat classy: Jean-Pierre M.R. Clement. Tapi makin diselidiki, makin jelas bahwa nama itu kayak gabungan karakter film mata-mata dan akun spam yang biasanya ngaku punya warisan EUR20 juta di Afrika Barat.
Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata “Jean-Pierre” ini tidak pernah ada. Begitu pula dengan slot AMG One-nya. Uang Mente sudah meluncur mulus ke rekening penipu yang menggunakan identitas palsu seorang pria asal Prancis yang konon katanya mewakili distributor mobil mewah di Eropa.
Moral of the story? Bahkan orang kaya bisa kena tipu, apalagi kita yang cuma bisa beli AMG One versi Hot Wheels. Jadi, jangan pernah percaya siapa pun yang menelepon dan bilang bisa bantu masuk daftar tunggu barang langka. Apalagi kalau namanya udah mulai terdengar kayak tokoh kartun campur nama mafia.
Untuk Mente, semoga pengalaman ini berakhir bahagia—kalau bukan dengan AMG One asli, minimal dengan AMG coffee mug dari toko online resmi.
(AnT) (foto Mercedes-AMG One)









