Volty U1, Motor Listrik Vietnam yang Desainnya Nyeleneh tapi Bisa Jadi Idola Anak Muda
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….Motor listrik asal Vietnam kembali bikin penasaran. Kali ini datang dari Nuen Moto yang memperkenalkan sub-merek barunya, Volty, setelah proyek Nuen Moto sebelumnya dihentikan.
Produk perdana yang diperkenalkan adalah Volty U1. Bentuknya bukan seperti motor listrik pada umumnya. Tidak ada desain skuter yang serba tertutup, bagasi besar, maupun panel digital canggih yang biasanya menjadi daya tarik motor listrik zaman sekarang.
Justru sebaliknya, Volty U1 tampil dengan rangka terbuka dan desain yang terlihat sederhana, kasar, sekaligus futuristik.
Kalau dilihat sekilas, motor ini seperti perpaduan motor klasik, motor kargo, dan kendaraan mainan untuk anak muda.
Bagian depannya menggunakan lampu berbentuk bulat dengan setang terbuka. Sementara bagian rangka dibuat cukup terekspos sehingga memberikan kesan motor bergaya “barebone”.
Yang menarik ada di bagian bawah jok.
Nuen Moto sebelumnya memperlihatkan U1 menggunakan dua baterai yang ditempatkan di kompartemen bawah area penyimpanan. Panel bodinya juga disebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Nah, bagian inilah yang membuat Volty U1 tidak cuma ditujukan untuk penggunaan pribadi.
Untuk pengguna bisnis, bagian belakang motor bisa dikonfigurasi menjadi kendaraan pengangkut barang. Artinya, motor ini bisa diarahkan untuk kebutuhan pengiriman maupun operasional usaha.
Sementara bagi pengguna individu, area tersebut bisa dimanfaatkan untuk membawa perlengkapan perjalanan atau aktivitas luar ruangan.
Jadi, satu motor mau dipakai kerja bisa, buat jalan-jalan juga bisa.
Konsep ini membuat Volty U1 punya kemiripan dengan Dat Bike Weaver+ yang sebelumnya juga sempat mencuri perhatian pasar Vietnam karena membawa desain motor listrik yang tidak seperti skuter listrik pada umumnya.
Namun, Volty U1 memiliki positioning yang lebih luas karena sejak awal diproyeksikan untuk pengguna pribadi sekaligus pelanggan bisnis.
Yang makin menarik, Nuen Moto juga menyebut U1 sebagai semacam “motor mainan” dengan konsep baterai yang dapat ditukar.
Jadi, baterainya dirancang untuk bisa dilepas dan nantinya diganti di stasiun penukaran baterai, bukan sekadar mengisi daya langsung di motor.
Tapi jangan buru-buru berharap bisa mampir ke battery swap station Volty dalam waktu dekat.
Nuen Moto mengakui saat ini belum ada rencana pembangunan stasiun penukaran baterai tersebut.
Bahkan tanggal peluncuran resmi dan spesifikasi lengkap Volty U1 masih belum diumumkan.
Di situs resminya, Nuen juga menyatakan produksi dan distribusi kendaraan belum dimulai karena proses sertifikasi kendaraan masih harus diselesaikan.
Langkah Nuen Moto mengubah arah bisnis dari motor listrik berkapasitas besar dan berharga tinggi menuju kendaraan yang lebih praktis memang cukup masuk akal.
Namun, tantangannya juga besar.
Volty U1 ingin menjadi motor untuk bisnis, kendaraan pribadi, motor kargo, kendaraan outdoor, sekaligus motor anak muda. Terlalu banyak fungsi bisa menjadi nilai jual, tetapi juga bisa membuat identitas produknya menjadi kurang jelas.
Apalagi konsep battery swap yang menjadi salah satu daya tariknya belum memiliki jaringan stasiun penukaran baterai.
Artinya, untuk saat ini Volty U1 masih harus membuktikan apakah konsep unik tersebut benar-benar bisa diwujudkan menjadi produk yang siap digunakan masyarakat.
Kalau berhasil, bukan tidak mungkin Volty U1 menjadi salah satu pemain baru yang ikut meramaikan industri motor listrik domestik Vietnam, bersama nama seperti Dat Bike dan VinFast.
Motor listriknya memang kelihatan sederhana.
Tapi kalau konsepnya berhasil, justru kesederhanaan inilah yang bisa menjadi senjata Volty U1.
(ant) (Foto: Nuen Moto)








