Harga Lebih Murah Mulai Rp600 Jutaan dari Toyota bZ Woodland, Subaru Trailseeker Bisa Ngecas di Tesla Supercharger—Mobil Baru, Colokan Tetangga
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….. Pasar kendaraan listrik kembali kedatangan pemain baru yang cukup mengejutkan. Subaru resmi memperkenalkan crossover listrik terbarunya bernama Subaru Trailseeker, sebuah SUV listrik yang berbagi platform dengan sejumlah model dari Toyota dan Lexus.
Mobil ini dibangun di atas platform listrik e-TNGA yang juga digunakan oleh beberapa model lain, termasuk Toyota bZ dan Subaru Solterra. Berbagi platform seperti ini bukan hal aneh di industri otomotif, bahkan menjadi strategi umum untuk menekan biaya pengembangan sekaligus memperluas jajaran kendaraan.
Hubungan erat kedua perusahaan juga menjadi alasan utama. Toyota diketahui memiliki sekitar 20 persen saham di Subaru, sehingga kolaborasi teknologi menjadi sesuatu yang wajar.
Tenaga Paling Buas dalam Sejarah Subaru
Hal paling mengejutkan dari Trailseeker adalah performanya. Mobil listrik ini menghasilkan sekitar 375 tenaga kuda dari dua motor listrik yang dipasang di setiap gandar, sehingga menggerakkan keempat roda secara penuh.
Angka tersebut bahkan melampaui performa legendaris Subaru WRX STI S209 yang pernah menjadi mobil Subaru paling bertenaga sebelum dihentikan pada 2022.
Dengan tenaga sebesar itu, Trailseeker mampu melesat dari 0 hingga 60 mph hanya dalam sekitar 4,4 detik. Untuk sebuah SUV keluarga, angka ini terbilang sangat agresif.
Mobil ini juga dilengkapi berbagai teknologi off-road seperti X-Mode, Grip Mode, serta sistem hill-descent control yang membantu kendaraan tetap stabil di medan licin atau turunan curam.
Harga Lebih Murah dari “Saudaranya”
Yang membuat Trailseeker semakin menarik adalah harganya. Crossover listrik ini dibanderol mulai sekitar 41.445 dolar AS, lebih murah dibanding model yang hampir identik yaitu Toyota bZ Woodland yang dibuka dari sekitar 46.750 dolar AS.
Dengan harga tersebut, konsumen mendapatkan SUV listrik lima penumpang yang lapang, nyaman, dan memiliki ruang bagasi besar—bahkan lebih luas dibanding sebagian besar model Subaru lainnya kecuali Subaru Outback.
Baterai dan Jarak Tempuh
Trailseeker dibekali baterai berkapasitas 74,7 kWh yang mampu menempuh sekitar 281 mil atau sekitar 452 kilometer dengan roda 18 inci.
Namun jika menggunakan velg 20 inci pada varian Limited atau Touring, jarak tempuh sedikit turun menjadi sekitar 274 mil.
Meski demikian, jarak tempuh tersebut masih tergolong cukup untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan keluarga jarak menengah.
Bisa Ngecas di Supercharger Tesla
Salah satu keunggulan penting Trailseeker adalah penggunaan port pengisian standar NACS. Artinya, mobil ini dapat mengakses jaringan Tesla Supercharger yang saat ini dianggap sebagai jaringan pengisian EV paling andal.
Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi adaptor agar tetap kompatibel dengan stasiun pengisian standar CCS.
Di dalam kabin, Trailseeker juga menyediakan berbagai fasilitas teknologi seperti dua charger nirkabel Qi untuk ponsel, port USB, serta dukungan Apple CarPlay dan Android Auto.
Siap Jadi SUV Listrik Keluarga
Trailseeker dirancang sebagai SUV listrik serbaguna yang nyaman digunakan untuk keluarga, perjalanan jauh, hingga aktivitas outdoor. Mobil ini bahkan dilengkapi roof rack yang mampu menahan hingga 176 pon saat berkendara dan hingga 700 pon ketika kendaraan berhenti, cukup kuat untuk menopang tenda atap.
Secara keseluruhan, Trailseeker menawarkan paket yang menarik: performa tinggi, ruang kabin luas, biaya operasional rendah, serta akses ke jaringan pengisian yang luas.
Jika Subaru menambahkan baterai yang lebih besar dan fitur berkendara satu pedal di masa depan, Trailseeker berpotensi menjadi salah satu pesaing kuat di segmen crossover listrik global.
Mobil ini dijadwalkan mulai hadir di pasar pada musim semi tahun ini.
(AnT)









