• HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
  • HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
Home » NEWS Top News

Limbah Nikel Disulap Jadi Bahan Baku Baterai Mobil Listrik, BRIN Siapkan Teknologi untuk Industri

Anton Posted On 04/08/2026
0
169 Views


Share into

MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis….Limbah padat hasil pengolahan bijih nikel yang selama ini hanya menjadi residu kini berpeluang berubah menjadi bahan baku bernilai tinggi untuk industri baterai dan kendaraan listrik. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan teknologi yang mampu mengolah limbah tersebut menjadi besi oksalat dihidrat (iron oxalate dihydrate), senyawa yang memiliki berbagai aplikasi di sektor industri.

Inovasi tersebut dipaparkan Peneliti Pusat Riset Metalurgi BRIN, Tri Arini, dalam forum BRIN Goes to Industry Chapter 5 bertema “Hilirisasi Riset dan Inovasi Sektor Pertambangan” di Jakarta.

Tri Arini menjelaskan, riset berawal dari pengamatan bahwa limbah pengolahan bijih nikel masih mengandung besi dalam jumlah yang cukup besar. Kandungan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Dari limbah tersebut kami melihat masih terdapat sumber besi yang dapat dimanfaatkan. Karena itu, kami melakukan riset untuk menghasilkan produk berbasis besi yang memiliki nilai tambah,” ujar Tri.

Dalam proses pengembangannya, BRIN memanfaatkan energi cahaya untuk mengubah kandungan besi pada limbah menjadi besi oksalat dihidrat. Metode tersebut dinilai lebih sederhana karena tidak memerlukan bahan tambahan lain, sekaligus berpotensi lebih ramah lingkungan dibandingkan proses konvensional.

Menurut Tri, besi oksalat dihidrat hasil pengolahan limbah nikel memiliki prospek luas di berbagai sektor industri. Salah satu potensi terbesarnya adalah sebagai bahan awal pembuatan material lithium iron phosphate (LFP), yang menjadi komponen utama katoda baterai kendaraan listrik.

Selain untuk industri baterai, senyawa tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku katalis dan fotokatalis, pigmen dan keramik, pengolahan air, hingga pengelolaan limbah.

Meski demikian, teknologi tersebut masih berada pada tahap skala laboratorium. Selama sekitar satu tahun terakhir, BRIN telah melakukan berbagai pengujian untuk aplikasi baterai dan kini tengah menyiapkan tahapan peningkatan kapasitas produksi agar sesuai dengan kebutuhan industri.

“Ke depan kami berharap teknologi ini dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi dan dapat diintegrasikan dengan industri,” kata Tri.

Pengembangan teknologi ini dinilai memberikan dua manfaat sekaligus. Dari sisi lingkungan, limbah padat hasil pengolahan nikel dapat dimanfaatkan kembali sehingga mengurangi timbunan residu pertambangan. Sementara dari sisi ekonomi, Indonesia berpeluang memperoleh sumber bahan baku dalam negeri untuk mendukung industri baterai yang terus berkembang.

Jika berhasil dikomersialisasikan, teknologi tersebut juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap impor besi oksalat sekaligus memperkuat ekosistem hilirisasi mineral nasional yang tengah didorong pemerintah. Melalui program BRIN Goes to Industry, hasil-hasil riset diharapkan dapat dipertemukan dengan kebutuhan dunia usaha sehingga mampu menghasilkan inovasi yang siap diadopsi oleh sektor industri.

(AnT)


Share into



You may also like
Kecil-Kecil Cabe Rawit! Audi A2 Baru Punya Jarak Tempuh 645 Km dan Diklaim Jadi EV Paling Irit Audi
12/09/2026
Baterai 0% Masih Bisa Jalan 13 Km? Ini Fitur Gokilnya
09/09/2026
Yang Biasanya Minum Solar Kini Minta Colokan! SANY China Kirim 603 Alat Berat Listrik ke Dunia
07/09/2026
Bukan Cuma Mobil! Truk Listrik Kini Ikut Numpang Cari Cuan di Jalanan
Read Next

Bukan Cuma Mobil! Truk Listrik Kini Ikut Numpang Cari Cuan di Jalanan

Leave A Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • uwinfly-m100
  • Categories

    Silahkan Pilih Artikel
    • INFO PRODUK
      8
    • MODIFIKASI
      1
    • NEWS
      708
    • REVIEW
      10
    • Top News
      692
    • Uncategorized
      19


Stay Updated

Please enter MailChip form ID in Theme Setting
  • INDONESIA ELECTRIC VEHICLE PLATFORM
    Graha Raya Regency Jl. Sulaeman No.117A Pinang. Tangerang
    email : admin@motorlistrik.com
    HP/WA : 0811 149 349

    • Recent Posts

      • Green SM Luncurkan Layanan Motor Listrik di Indonesia, Tandai Pasar Internasional Pertama
      • Bukan Cuma Anti Penyok, Motor Listrik Ini Malah Bikin Magnet Lengket
      • Motor Listrik Mulai Berkembang di Afrika
    • Popular Posts

      • 1
        Motor listrik yang disiapkan untuk model 2027 ini menawarkan kecepatan maksimum 120 km/jam atau 75 mph, dengan harga target mulai US$4.995 atau sekitar Rp80 jutaan
      • 2
        Motor Listrik Mulai Berkembang di Afrika
      • 3
        Bukan Cuma Anti Penyok, Motor Listrik Ini Malah Bikin Magnet Lengket

    © 2026 motorlistrik.com | Privacy Policy | Term Of Service
    Press enter/return to begin your search