Mobil Laris, Tapi Gampang Dicuri: Hyundai & Kia Jadi Primadona Pencuri di Amerika
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Siapa sangka, di balik popularitasnya sebagai mobil keluarga idaman, Hyundai dan Kia ternyata diam-diam juga jadi idola para pencuri mobil. Bukan karena harganya tinggi atau performanya buas, tapi karena… gampang banget dibobol.
Laporan dari Amerika Serikat mengungkap data mencengangkan: sepanjang 2024, lebih dari 850.000 mobil dicuri, dan di puncak daftar kendaraan yang paling banyak “dilamar paksa” itu, ada Hyundai Elantra, Sonata, serta Kia Optima dan Soul. Dan ya, ini bukan sinetron kriminal, tapi fakta nyata.
Masalahnya bukan pada pencuri yang makin canggih, tapi karena mobil-mobil ini ternyata lahir dengan ‘penyakit bawaan’ yang fatal: mereka tidak dilengkapi dengan immobilizer—fitur keamanan dasar yang bahkan motor matic sekarang sudah punya.
Dengan absennya sistem ini, para pencuri cukup bermodal USB charger dan sedikit niat jahat. Hanya butuh hitungan detik, mesin menyala, mobil pun meluncur bebas tanpa alarm… tanpa drama.
Bayangkan, mobil keluarga yang seharusnya jadi teman setia malah selevel laci loker sekolah—tinggal congkel, ambil, kabur.
Kenapa Bisa Gitu?
Jawabannya lebih pahit dari tagihan servis: karena alasan pemangkasan biaya produksi. Yup, keputusan untuk menghilangkan fitur ini di banyak model produksi antara 2011–2021 diambil demi efisiensi—tapi malah jadi bumerang keamanan yang memalukan.
Tak Sekadar Kelalaian, Tapi Juga ‘Kanibalisme’
Uniknya, bukan cuma Hyundai dan Kia yang masuk daftar mobil terpopuler di kalangan pencuri. Beberapa merek lain ikut dicuri, tapi alasannya bukan karena bodohnya fitur keamanan, melainkan karena suku cadangnya. Mobil-mobil seperti Honda Accord dan Toyota Camry kerap dibongkar dan dijual per bagian—kayak pasar loak digital.
Di sisi lain, Hyundai dan Kia lebih seperti drive-thru untuk para maling: cepat, mudah, dan nggak bikin keringetan.
Pelajaran buat Kita di Indonesia?
Kalau kamu punya mobil Hyundai atau Kia dari rentang tahun tersebut, saatnya cek ulang sistem keamanannya. Atau minimal, jangan biarkan mobil parkir sendirian tanpa pengawasan… atau charger USB menganggur di jok.
Karena hari ini, yang dicuri bukan lagi mobil sport mahal, tapi mobil harian tanpa pengaman. Seperti rumah tanpa kunci pintu, atau nasi goreng tanpa telur—sama-sama bikin nyesek.
Catatan Penting:
Banyak produsen kini mulai menawarkan pembaruan software atau retrofit immobilizer untuk menambal kesalahan ini. Tapi tetap saja, insiden ini jadi pelajaran mahal bahwa dalam dunia otomotif, kadang yang murah itu bisa jadi sangat mahal—terutama kalau hilang sebelum cicilan lunas.
(AnT)









