• HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
  • HOME
  • NEWS
  • REVIEW
  • INFO
  • ABOUT US
  • LINK
    • YOUTUBE
    • TIKTOK
    • INSTAGRAM
    • FACEBOOK
  • SHOP OFFICIAL BRAND
  • SHOP
Home » NEWS Top News

Mobil Listrik Bekas di RI Sepi Peminat, Eh di Australia Malah Diburu Gara-Gara BBM Mahal

Anton Posted On 06/04/2026
0
95 Views


Share into

MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Sobat Molis…. Mobil listrik di Indonesia sedang naik daun. Ibarat artis baru, namanya mulai sering disebut dan makin banyak yang melirik. Tapi begitu masuk pasar bekas, ceritanya beda. Masih sepi, bahkan bisa dibilang belum jadi primadona.

Di pasar mobil bekas nasional, porsi mobil listrik masih sangat kecil, hanya sekitar 1 persen. Ibarat nasi goreng, dia masih jadi kerupuknya, bukan menu utama. Jumlah unit yang dijual juga belum banyak karena mobil listrik baru populer dalam 2–3 tahun terakhir.

Padahal dari sisi harga, mobil listrik bekas cukup menggoda. Penurunannya bisa 15–25 persen dari harga baru dalam waktu singkat, bahkan dalam beberapa tahun bisa turun hingga 50 persen. Contohnya, Wuling Air EV kini berada di kisaran Rp100–230 juta, sementara Hyundai Ioniq 5 dijual sekitar Rp550–700 juta.

Namun, harga miring ini belum cukup untuk bikin pasar ramai. Salah satu penyebab utamanya adalah kekhawatiran soal baterai. Komponen ini bisa menyumbang hingga 30–40 persen dari harga mobil, dan performanya bisa menurun seiring waktu. Banyak calon pembeli masih dihantui pertanyaan klasik: kuat berapa lama, mahal tidak gantinya, dan garansi masih ada atau tidak.

Masalah lain datang dari sisi pembiayaan. Hingga saat ini, banyak perusahaan leasing belum menyediakan kredit untuk mobil listrik bekas. Padahal, mayoritas pembeli mobil bekas di Indonesia mengandalkan cicilan. Akibatnya, pasar jadi makin sempit.

Selain itu, masyarakat Indonesia masih cenderung setia pada mobil bensin. Alasannya sederhana: lebih familiar, bengkel banyak, dan harga jual kembali lebih stabil. Sementara mobil listrik masih dianggap “barang baru” yang bikin orang berpikir dua kali.

Di sisi lain, dealer juga tidak sepenuhnya nyaman. Harga mobil listrik bisa turun cepat karena perkembangan teknologi. Hari ini beli, besok muncul model baru, yang lama langsung terasa ketinggalan zaman.

Meski begitu, kondisi ini bukan berarti tanpa harapan. Jumlah mobil listrik baru yang terus meningkat akan ikut mendorong pasar bekas ke depan. Harga yang makin terjangkau juga bisa menarik pembeli baru. Infrastruktur pengisian daya pun terus berkembang, didukung kebijakan pemerintah.

Fenomena berbeda justru terjadi di Australia. Saat negara tersebut dilanda krisis bahan bakar pada 2026, harga mobil listrik bekas malah naik. Dalam kondisi normal, harga mobil bekas biasanya turun, tapi kali ini justru berbalik arah.

Krisis energi global membuat harga bensin melonjak tajam, sehingga biaya penggunaan mobil konvensional menjadi mahal. Akibatnya, masyarakat berbondong-bondong beralih ke mobil listrik yang dinilai lebih hemat.

Permintaan yang melonjak membuat harga mobil listrik bekas naik lebih dari 6 persen dalam waktu singkat. Penjualan juga meningkat hingga beberapa kali lipat, sementara pencarian kendaraan listrik di platform online ikut melonjak.

Fenomena ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen. Jika sebelumnya orang takut kehabisan baterai, kini justru lebih takut harga bensin yang terus naik. Dari yang tadinya “range anxiety”, berubah jadi “dompet anxiety”.

Kenaikan harga mobil listrik bekas di Australia juga dipicu keterbatasan unit di pasar. Permintaan tinggi tidak diimbangi dengan ketersediaan barang, sehingga harga terdorong naik.

Kondisi ini menjadi gambaran bahwa dalam situasi tertentu, mobil listrik bisa berubah dari sekadar alternatif menjadi kebutuhan utama. Terutama saat biaya energi konvensional melonjak.

Belajar dari Australia, bukan tidak mungkin pasar mobil listrik bekas di Indonesia juga akan ikut bergerak jika terjadi kondisi serupa. Untuk saat ini, memang masih sepi. Tapi kalau momentum datang, bukan tidak mungkin yang sekarang cuma “numpang lewat” bisa tiba-tiba jadi rebutan.

(AnT)


Share into



You may also like
Mobil Listrik Bikin Heboh Beijing Fashion Week: Mobil Ikut Catwalk, Bukan Cuma Model
16/04/2026
Rolls-Royce Rilis Mobil Listrik Super Mewah, Hanya untuk 100 Orang Terpilih
15/04/2026
Baru Colok Charger, Belum Sempat Update Story, Denza Z9GT Udah Siap Jalan—Konten Gagal Total, Ngecas 5 Menit Langsung 70% & Bisa Diajak Ngebut Sampai 372 Mil Sekali Jalan
14/04/2026
Pemadam Kini Gunakan Motor Listrik Berboncengan Dua Orang untuk Percepat Penanganan Darurat dan Selamatkan Nyawa di Tengah Kemacetan
Read Next

Pemadam Kini Gunakan Motor Listrik Berboncengan Dua Orang untuk Percepat Penanganan Darurat dan Selamatkan Nyawa di Tengah Kemacetan

Leave A Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • uwinfly-m100
  • Categories

    Silahkan Pilih Artikel
    • INFO PRODUK
      8
    • MODIFIKASI
      1
    • NEWS
      586
    • REVIEW
      10
    • Top News
      571
    • Uncategorized
      17


Stay Updated

Please enter MailChip form ID in Theme Setting
  • INDONESIA ELECTRIC VEHICLE PLATFORM
    Jl. Ciledug Raya No.2. Jakarta Selatan.
    email : admin@motorlistrik.com
    HP/WA : 0812 13071989

    • Recent Posts

      • Mobil Listrik Bikin Heboh Beijing Fashion Week: Mobil Ikut Catwalk, Bukan Cuma Model
      • Rolls-Royce Rilis Mobil Listrik Super Mewah, Hanya untuk 100 Orang Terpilih
      • Baru Colok Charger, Belum Sempat Update Story, Denza Z9GT Udah Siap Jalan—Konten Gagal Total, Ngecas 5 Menit Langsung 70% & Bisa Diajak Ngebut Sampai 372 Mil Sekali Jalan
    • Popular Posts

      • 1
        Motor Rp11 Jutaan Tapi Bisa Jalan 156 Km Terus Battery swap, Ini VinFast Viper atau Lagi Flash Sale
      • 2
        Mobil Listrik Niaga Rp275 Jutaan, Jarak 230 Km Cocok untuk UMKM dan Bisnis Keliling
      • 3
        Magelang Lahirkan 500 Unit Kendaraan Listrik per Tahun, Isinya Nggak Main-Main: Dari Bus Segede Gaban Sampai Truk

    © 2026 motorlistrik.com | Privacy Policy | Term Of Service
    Press enter/return to begin your search