Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur, Lokal Rasa Global & Baterainya Dijamin Seumur Hidup Mu
MOTORLISTRIK.COM, Jakarta – Kalau selama ini kamu pikir Polytron cuma jago bikin kulkas dan speaker, siap-siap tercengang: sekarang mereka jualan mobil listrik! Bukan satu, tapi dua sekaligus: Polytron G3 dan G3+. Dan ya, ini beneran mobil beneran, bukan mainan remote control.
Peluncurannya nggak main-main. Bertempat di hotel mewah Kempinski Jakarta, mobil ini dipajang bareng menteri dan bos-bos besar. Suasana kayak gala premiere film blockbuster. Bedanya, yang jadi bintang bukan aktor, tapi SUV listrik asal Kudus!
Mobil Listrik Lokal? Katanya, sih.
Polytron dengan bangga ngumumin kalau mobil listrik ini punya TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen. Artinya, hampir setengah dari mobil ini katanya buatan lokal. Tapi… jangan buru-buru patriotik dulu.
“Kami fokus pada komponen lokal yang bisa kami gapai,” ujar Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron.
Yang lokal? Ban, speaker, dan semangatnya.
Jadi kalau kamu beli mobil ini karena pengen dukung produk dalam negeri, ya, itu niat baik. Tapi realitanya? Masih banyak yang dari luar. Polytron bilang, mereka masih dalam tahap ‘menjajaki’ produksi sendiri. Jadi sementara ini, masih kolaborasi dengan Skyworth dari China. Bukan rahasia lagi.
Mau Baterai Sekalian atau Nyewa Tiap Bulan? Pilih Sendiri, Bos!
Polytron kasih dua opsi beli yang cukup unik (dan sedikit bikin mikir):
- Skema Sewa Baterai
G3: Rp 299 juta
G3+: Rp 339 juta
Biaya langganan baterai? Rp 1,2 juta per bulan. Mau hemat di awal, tapi nanti tiap bulan kayak langganan Netflix versi aki mobil. - Skema Beli Putus (Baterai Sekalian)
G3: Rp 419 juta
G3+: Rp 459 juta
Harga On The Road Jakarta. Jadi udah lengkap, tinggal isi listrik, bukan bensin.
Ukuran Gede, Fitur Ngegas, Desain Nggak Malu-Maluin
Jangan salah kira, ini bukan city car mungil. Dimensinya bongsor, ala SUV beneran:
- Panjang: 4.720 mm
- Lebar: 1.908 mm
- Tinggi: 1.696 mm
- Jarak sumbu roda: 2.800 mm
- Bagasi? 1.141 liter. Bisa muat koper, galon, sampe kardus mie instan buat mudik.
Ada kick sensor di bagasi, biar buka pintu belakang bisa ala-ala James Bond. Cukup tendang bawah mobil, bagasi kebuka. Nggak perlu jungkir balik pegang belanjaan.
Tenaga dan Akselerasi? Jauh dari Loyo
G3 dan G3+ dibekali baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate), katanya sih lebih aman dari jenis lain. Daya 150 kW, torsi 320 Nm—hasilnya? Mobil ini bisa sprint dari 0 ke 100 km/jam dalam 9,6 detik. Lumayan buat SUV keluarga.
Jarak tempuh? 402 km sekali ngecas, klaimnya sih pakai standar CLTC.
Top speed? 150 km/jam. Cukup lah buat nyalip truk di tol.
G3 vs G3+: Mana yang Lebih Kece?
- Velg: G3 pakai 19 inch, G3+ pakai 20 inch
- Sunroof: G3+ punya panoramic sunroof. Mau langit-langit rumah pindah ke mobil? Bisa.
- Koneksi HP: G3+ terkoneksi ke aplikasi smartphone. Bisa pantau baterai, remote start, find my car, sampe ngatur AC dari handphone. Canggih, kayak main The Sims.
- Waktu Charging AC: G3+ bisa ngecas <3,5 jam. G3? Lebih lama. Sabar ya.
Fitur Camping dan Hiburan? Kagetin!
Gak nyangka? Mobil ini bisa jadi powerbank raksasa! Berkat fitur Vehicle to Load (V2L), kamu bisa colok rice cooker, lampu, sampe kipas angin langsung dari mobil.
Mau camping tapi tetap bisa masak mi rebus? Gaskeun.
- Ada 8 speaker dengan teknologi XBR, plus woofer dan tweeter. Bisa party di dalam mobil.
- Konsol tengah ada coolbox. Minuman dingin terus, perjalanan makin chill.
- Layar sentuh 12,8 inci, koneksi ke Android Auto & Apple CarPlay, plus wireless charging.
Fitur Keselamatan? Kayak Mobil Mewah!
Disematkan sistem ADAS Level 2, fitur yang biasanya cuma ada di mobil miliaran rupiah. Termasuk:
- Auto Parking Assistance
- Emergency Braking
- Traffic Sign Recognition
- Kamera 360
- Adaptive Cruise Control
- Lane Keeping Assist
- Driver Fatigue Reminder
- Blind Spot Detection
… dan segambreng lainnya.
Plus: 6 airbag, body stability control, ISOFIX, dan sistem rem canggih. Nggak main-main!
Garansi Bikin Tenang
- Garansi kendaraan: 5 tahun
- Garansi baterai:
- Seumur hidup! kalau ambil versi sewa
- 8 tahun kalau beli baterainya
Akhir Kata: Ini Mobil Lokal Rasa Global? Atau Global Rasa Lokal?
Mobil listrik pertama Polytron ini jelas bikin kejutan. Walau belum sepenuhnya “buatan Indonesia”, langkah awal ini bisa jadi batu loncatan buat industri otomotif kita. Tapi, jujur aja—branding lokal, teknologi China, dan harga hampir setengah miliar? Terserah kamu, apakah ini mobil impian atau bahan obrolan.
Tapi satu hal pasti: Polytron G3 dan G3+ bukan mobil ecek-ecek. Ini mobil yang bikin orang nanya,
“Itu mobil apa sih? TV bisa jalan?”
Dan kalau kamu punya Rp 300 jutaan, tinggal pilih: beli mobil listrik lokal… atau tiga motor, satu kulkas, dua TV, plus cicilan rumah?
(AnT) (foto/video: mario)






