Polytron Terus Ngegas di Tahun 2025, Sukses di Motor Listrik, Lanjut Merilis Mobil Listrik
Selaku perusahaan elektronik terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak 1975. Memasuki usia ke-50 pada bulan September mendatang, Polytron terus berkomitmen untuk menjadi pemimpin inovasi di industri elektronik nasional. Dengan misi untuk meningkatkan pengalaman konsumen melalui teknologi, servis, dan produk, Polytron memperkuat posisinya melalui tiga strategi bisnis utama yaitu menghadirkan produk berkualitas tinggi dan diversifikasi produk, berkomitmen terhadap inovasi, serta memperluas jangkauan distribusi.
Disela-sela acara Media lunch: Menuju Momentum Perjalanan 50 Tahun Polytron, Pihaknya berambisi untuk mengembangkan industri Electric Vehicle (EV) di Indonesia dengan produk baru dan sudah punya pabrik di Kudus, Jawa Tengah untuk merilis mobil listrik.
Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron mengatakan, mobil listrik Polytron siap meluncur tahun ini. “Mungkin tidak lagi konsep, melainkan langsung produk. Kalau konsep, kapan jadinya. Kemungkinan setelah Lebaran. RnD kami ada kerja sama dengan perusahaan luar, Saat ini acuannya kalau kendaraan listrik ke negara satu itu. Semua industrinya adanya di sana. Iya (mobil listrik Polytron) rakitan lokal.” ujar Tekno di Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Strategi Utama Polytron dalam Memperkuat Posisi di Industri Elektronik Nasional
Berbagai pencapaian positif tersebut berhasil diraih oleh Polytron dengan tiga strategi utama. Pertama, fokus pada kualitas dan keberagaman produk yang menjadi prioritas, dengan menghadirkan beragam kategori seperti Home Appliances, Audio-Video, hingga kendaraan listrik (EV). Setiap produk dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern dan mempermudah kehidupan keluarga Indonesia. Kondisi ini menjadikan Polytron sebagai satu-satunya perusahaan elektronik asal Indonesia yang memiliki kategori produk kendaraan listrik.
“Di tahun 2025, kami optimis mampu terus berkontribusi bagi masyarakat dengan meluncurkan berbagai produk baru yang mendukung kehidupan modern,” jelasnya.









